GNPF Ulama: Reuni Mujahid 212 Bukan Ajang Unjuk Kekuatan dan Gagah-gagahan

Berita  JUMAT, 22 NOVEMBER 2019 | 07:26 WIB | Adhes Satria

GNPF Ulama: Reuni Mujahid 212 Bukan Ajang Unjuk Kekuatan dan Gagah-gagahan

Moeslimchoice | Reuni Akbar Mujahid 212 yang akan digelar insya Allah pada Senin, 2 Desember 2019 mendatang, di Monumen Nasional (Monas), Jakarta, adalah hari persaudaraan umat Islam Indonesia, yang harus senantiasa kita syukuri.

MC Award 2

Demikian disampaikan Ketua Umum GNPF Ulama, Ustadz Yusuf Mohammad Martak dalam konferensi pers di Markaz Front Pembela Islam (FPI), Jl. Petamburan III, Jakarta, Kamis (21/11/2019) sore. Hadir dalam jumpa pers tersebut, Ketua Umum Persaudaraan Alumni 212 (PA 212) Ustadz Slamet Ma’arif dan Panglima Laskar FPI Ustadz Maman Suryadi.

Dikatakan Ustadz Yusuf Martak, di momen yang sekaligus Maulid Nabi Muhammad SAW ini, umat Islam dipersatukan dalam satu semangat, yakni semangat ukhuwah Islamiyah dan ukhuah watoniah dengan semangat untuk selalu bersatu, menguatkan kembali Ghirah serta Ukhuwah lslamiyah dalam bingkai Bela Tauhid, Bela NKRI tercinta.

“Reuni Mujahid 212 bukanlah sekedar ajang unjuk kekuatan dan bukan ajang gagah-gagahan. Kita berkumpul dalam satu momen, dalam satu titik pertemuan, untuk Munajad , berdoa dengan iringan Dzikir kepada Allah Subahana wa ta’alah, memohon kepada Yang Maha Kuasa untuk selalu memberi perlindungan kepada masyarakat Indonesia, menjaga negeri ini agar selalu aman, damai, tentram, sejahtera,” kata Ustadz Yusuf.

Dalam reuni Mujahid 212, bersama kita mendengar tausiyah para ulama-ulama yang masih istiqomah selalu menjaga keutuhan NKRI, negeri yang berdiri tegak atas perjuangan para ulama bersama rakyat melawan kolonialisme.

“Maka, adalah sebuah kewajaran bila ulama bersama umat, tetap menjaga semangat jihad tersebut, semangat untuk tetap menjaga Indonesia bebas dari ancaman kolonialisme gaya baru,” katanya.

Reuni Akbar 212 tahun 2019 ini akan diawali dengan shalat tahajud bersama, shalat subuh, pembacaan Maulid Nabi Muhammad SAW dan bermunajat kepada Allah SWT. Insyaa Allah acara akan diakhiri pada pagi hari.

“Mari kita putihkan Monas. Kita bersujud meminta perlindungan dari Allah subahana wa ta’alah, untuk keselamatan hingga kepulangan Imam Besar Kita, Habib Rizieq Shihab ke tanah air tercinta setelah cukup lama ’terasingkan’ di Makkah, Arab Saudi. Kita sambut kepulangan dan kehadiran Habib Rizieq Shihab di tengah-tengah kita, untuk kembali memimpin umat Islam Indonesia dari dekat,” ajak Ketua Umum GNPF Ulama yang juga Bendahara Umum MUI Pusat ini. (des)


Komentar Pembaca