Kemendagri: Silahkan Ikut Evaluasi Pilkada, Asal Jangan Lembaga Abal-abal

Polhukam  JUMAT, 22 NOVEMBER 2019 | 08:20 WIB | Sugiharta Yunanto

Kemendagri: Silahkan Ikut Evaluasi Pilkada, Asal Jangan Lembaga Abal-abal

MoeslimChoice | Kementerian Dalam Negeri mengemukakan sejumlah lembaga pengkajian mungkin saja mengevaluasi Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) langsung. Pelaksana Tugas Dirjen Politik dan Pemerintahan Umum Kementerian Dalam Negeri Bahtiar mengatakan, lebih banyak justru akan lebih bagus dan hasilnya bisa dapat lebih dipercaya.

Namun, Bahtiar bilang, jangan sampai yang mengevaluasi adalah lembaga riset abal-abal. Terlebih lagi, sambungnya, lembaga yang disponsori sehingga hasilnya bisa diatur sejak mulai penelitian.

"Saya kira semakin banyak semakin bagus tapi yang kredibel lah di mata publik. Supaya objektif dan tidak pakai sponsor. Kan banyak penelitian pakai sponsor sebelum penelitian kesimpulan sudah ada," kata Bahtiar di Perpustakaan Nasional, Jakarta, Kamis, 21/11/19.

Bahtiar menegaskan evaluasi pelaksanaan pilkada langsung ini memang diperlukan agar bisa ditemukan formula pelaksanaan yang memang sesuai dengan keinginan masyarakat.

Lagi pula, kata dia, tujuan utama pilkada langsung memang untuk mendapatkan pemimpin daerah yang bisa mengayomi dan menyejahterakan masyarakat. "Ujungnya bagaimana menghasilkan pemimpin daerah yang mampu mempercepat kesejahteraan masyarakat," ujar Bahtiar yang juga Kepala Pusat Penerangan Kemendagri.


Komentar Pembaca