Produk Emas Waris Mulai Laris, Penjualan Berlanjut 2020

Ekonomi  KAMIS, 21 NOVEMBER 2019 | 07:25 WIB | Warni Arwindi

Produk Emas Waris Mulai Laris, Penjualan Berlanjut 2020

MoeslimChoice | Situasi ekonomi dan politik yang tidak menentu membuat simpanan emas dapat dinilai lebih berharga daripada uang seperti terlihat dari kenaikan harga logam mulia dari tahun ke tahun. Celah ini menjadi pilihan PT Sampoerna Gold Indonesia (SGI) memasarkan produk emas batangan bermerek Waris. Walhasil, dalam masa pra pemasaran resmi (pre sale) sejak 11 November 2019 lalu, SGI mengaku produk emas Waris sudah terjual seberat 43 kilogram.

“Presale sudah 43 kg di fase pertama untuk yang (berat) 10 gram,” kata CEO PT SGI John Aryananda di Sampoerna Strategic Square, Rabu, 20/11/19. Selanjutnya, pada fase kedua selama kuartal satu (Januari-Juni) 2020, Sampoerna Gold menargetkan penjualan mencapai 2 ton emas batangan.

John sangat optimistik karena pada tahun 2020 juga varian dari emas batangan akan bertambah, padahal saat ini hanya ada varian 10 gram. Untuk pemasarannya, SGI menunjuk ORORI Group sebagai distributor eksklusif penjualan produk emas batangan WARIS.

Penunjukan ORORI, kata John, dengan mempertimbangkan rekam jejak dan jaringan yang luas perusahaan. Menurut dia model bisnis ORORI yang menjual emas secara online atau daring dinilai telah terbukti mendukung perkembangan usaha.

Selain itu, model bisnis ini telah menjadi tulang punggung usaha sejak ORORI berdiri pada 2014. "Pertumbuhan bisnis ORORI yang dinilai fantastis juga membuat SGI makin mantap dalam membangun kerja sama. Apalagi, selama lima tahun terakhir, pertumbuhan pendapatan ORORI dilaporkan mencapai 450 persen," kata John.

Adapun, logam mulia emas dengan brand WARIS milik SGI ini diluncurkan pada 11 November 2019. Logam mulia emas ini mengusung tema batik khas Sampoerna yang dilengkapi dengan hologram dan QR Code untuk kepentingan otentifikasi.

Sebagai tahap awal Sampoerna Gold Indonesia berencana menjual produk ini sebanyak 10.000 ribu keping dengan jenis pecahan ukuran 10 gram. Sedangkan, kehadiran WARIS ini diharapkan mampu menjawab kebutuhan berinvestasi lewat logam emas.

Pasar logam mulia batangan SGI adalah terobosan swasta dalam bidang ini. Sebelumnya, masyarakat mengenal penjualan emas batangan melalu badan usaha milik negara seperti PT Aneka Tambang Tbk dan invetasi tabungan emas di Pegadaian.


Komentar Pembaca