Ngaku Loyalis Anies, Warga Gusuran Sunter Nihil di Daftar Pemilih

Daerah  RABU, 20 NOVEMBER 2019 | 08:25 WIB | Warni Arwindi

Ngaku Loyalis Anies, Warga Gusuran Sunter Nihil di Daftar Pemilih

MoeslimChoice | Warga di Kawasan Jalan Agung, Perkasa VIII, Sunter Jaya, Tanjung Priok, Jakarta Utara memprotes penggusuran rumah dan lapak rongsokan yang dilakukan oleh pemerintah kota Jakarta Utara. Mereka yang mengklaim sebagai pendukung dan pemilih Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan pada saat kampanye 2017 silam menilai penggusuran ini tidak sesuai dengan janji Anies kala itu

Namun, Camat Tanjung Priok, Syamsul Huda merasa aneh dengan pengakuan warga tersebut. Sebab di lokasi ini tidak ada Daftar Pemilih Sementara (DPS) dan Daftar Pemilih Tetap (DPT).

"TPS (Tempat Pemungutan Suara) untuk Pilkada kami tegaskan di sini enggak ada," ungkapnya saat ditemui Kantor Berita Politik RMOL di lokasi penataan Sunter, Selasa, 19/11/19.

Syamsul Huda menjelaskan, mayoritas penduduk di lokasi penataan adalah warga pendatang. Huda mengaku heran bagaiamana caranya bisa memastikan mereka pendukung atau bukan sedangkan pencoblosan itu sifatnya rahasia.

"Kita tidak bisa mengetahui mereka pendukung atau tidak ya. Karena kan coblosan rahasia," ujarnya.

"Jadi di lokasi ini memang tidak dibuat Pilgub kemarin. Gak ada TPS. Bedakan Pilpres dengan Pilgub ya. Kalau Pilpres kan seluruh Warga Negara Indonesia. Kalau Pilgub DKI kan harus punya KTP dan domisili DKI," kata Huda dengan ekpresi heran.

Senada dengan Camat, Walikota Jakarta Utara, Sigit Widjatmoko, sebelumnya juga telah mengatakan bahwa warga yang tinggal di lokasi gusuran tidak terdaftar sebagai pemilih. "Cek saja di daftar pemilih sementara maupun daftar pemilih tetap, mereka ada enggak. Terus ngeklaim atas nama pemilih siapa," katanya.


Komentar Pembaca