Bus Peziarah Wali Tabrak Truk, 4 Tewas

Daerah  JUMAT, 15 NOVEMBER 2019 | 13:41 WIB

Bus Peziarah Wali Tabrak Truk, 4 Tewas

Kondisi bus Ladju yang membawa rombongan peziarah wali

MoeslimChoice | Selain menyebabkan empat orang tewas, kecelakaan bus Ladju bernopol N 7864 UW yang menabrak truk tronton dengan nopol L 9422 US di Km 805 Tol Gempol-Pasuruan juga mengakibatkan 11 orang terluka.

"Ada 11 korban luka akibat kecelakaan tersebut, selain empat korban meninggal. Semuanya dari penumpang bus yang merupakan rombongan ziarah wali," jelas Kanit 3 Sat PJR Polda Jatim, AKP Lamudji, Jumat (15/11/2019).

Kecelakaan itu terjadi Jumat (15/11/2019) pagi, sekitar pukul 04.30 WIB, saat bus Ladju itu melaju dari arah Surabaya menuju Grati, Pasuruan.

Mendapat laporan, Sat PJR Polda Jatim dan petugas Jasamarga langsung mengevakuasi semua korban tewas termasuk 11 korban luka ke RSUD Grati.

"Sepuluh orang yang mengalami luka sudah pulang. Tinggal satu korban saja atas nama Nur Laila (28)," sambung Kepala Ruang IGD Grati, Andi.

Terkait kondisi korban Nur Laila, Adi menyebut bila yang bersangkutan sudah berangsur membaik.

Namun, akibat patah tulang hidung, pihak RSUD Grati terpaksa merujuk Nur Laila ke Rumah Sakit Saiful Anwar (RSSA) Kota Malang.

"Pasien Nur Laila akan kami rujuk ke RSSA Malang, untuk menjalani perawatan patah tulang hidung," jelas Andi.

Bus Ladju bernopol N 7864 UW yang disopiri Syafii (48), warga Doropayung Barat, Kecamatan Purworejo, Kota Pasuruan, itu menabrak bagian belakang truk tronton bermuatan semen dengan nopol L 9422 US yang disopiri Gunadi (45), warga Sidodadi, Kecamatan Bangilan, Kabupaten Tuban.

Sopir bus Syafii tewas bersama tiga penumpang bus, yaitu Zaini (47), Sultoniyah (35) dan Rizka Falaha (2), ketiganya merupakan warga Desa Kalipang, Kecamatan Grati, Kabupaten Pasuruan.

Sedangkan sopir truk Gunadi selamat. Namun, truk yang disopirinya keluar jalur tol dan terguling hingga muatan semen yang diangkutnya berhamburan. [yhr]


Komentar Pembaca
Menteri Edhy Prabowo Bangga Jadi Alumni Moestopo
Saat Honorer K2 DKI Diperintahkan Masuk Got

Saat Honorer K2 DKI Diperintahkan Masuk Got

DaerahMinggu, 15 Desember 2019 | 01:35

Menkop UKM: Impor Cangkul Distop 2020

Menkop UKM: Impor Cangkul Distop 2020

EkonomiMinggu, 15 Desember 2019 | 00:25

Menko Polhukam: Dualisme PPP Sudah Selesai!

Menko Polhukam: Dualisme PPP Sudah Selesai!

PolhukamSabtu, 14 Desember 2019 | 23:20

Soal Tupoksi Wantimpres, Jokowi Diminta Transparan

Soal Tupoksi Wantimpres, Jokowi Diminta Transparan

NasionalSabtu, 14 Desember 2019 | 22:15