Manipulasi Anti-riba, Hati-hati Kena Tipu Arisan Online

Sosial  KAMIS, 14 NOVEMBER 2019 | 08:10 WIB | Warni Arwindi

Manipulasi Anti-riba, Hati-hati Kena Tipu Arisan Online

MoeslimChoice | Tiga warga Jawa Barat mengaku menjadi korban arisan online dan melaporkannya ke Mapolres Metro Bekasi Kota. Yang menjadi terlapor adalah pengelola arisan online berlabel anti-riba, yakni RF bersama suaminya.

Salah seorang korban asal Cikampek, Dhani, mengaku berinvestasi sebesar Rp93 juta. Enrita, korban lain, berinvestasi Rp42 juta. Menurut dia, RF selaku penggagas arisol itu mengiming-imingi peserta dengan program tanpa riba dengan keuntungan yang menggiurkan. Metodenya menggunakan pertemanan (peer to peer) di media sosial facebook.

Korban lainnya, Cucu Saodah, asal Bekasi, ia mendapat informasi bisa mendapat hingga Rp100 juta hanya dengan membayar cicilan Rp50 ribu per bulan. Dia bilang, arisan itu menggunakan sistem kocok dengan waktu lima bulan sekali.

Korban lain, Elsa Gusmelinda mengakui arisol itu sempat berjalan lancar selama 2-3 tahun. “Cuman udah dari 2018 kemaren itu dia mulai gonjang-ganjing uang anggota gak balik,” ucap Elsa yang mengikuti arisan Rp75 juta dengan iuran per bulan senilai Rp2,5 juta.

Dari kisah Elsa, kemungkinan jumlah korban arisan ini mencapai ribuan orang. Selain sudah berjalan sejak 2017, julah anggotanya di media sosial facebook, kata Elsa sudah mencapai 2.000 lebih.

"Arisannya itu macam-macam, ada yang arisan uang, mobil tanpa riba, motor tanpa riba, rumah tanpa riba, dan uang tanpa riba. Ini enggak seperti umumnya dengan administrasi potongan, denda, kalau ini tidak. Meski terlambat sampai seminggu, kita enggak pake denda dan enggak ada potongan. Jadi tertariknya itu, tanpa riba," kata Elsa kepada awak media, Rabu, 13/11/19.

Wah manipulasi anti-riba ini. Hati-hati!!!


Komentar Pembaca