Investasi Rp 700 Triliun Batal, Terjegal Izin dan Regulasi

Ekonomi  RABU, 13 NOVEMBER 2019 | 11:34 WIB

Investasi Rp 700 Triliun Batal, Terjegal Izin dan Regulasi

Kepala BKPM, Bahlil Lahadalia, dan Presiden Joko Widodo

MoeslimChoice | Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM), Bahlil Lahadalia, menyebut, investasi senilai Rp 700 triliun urung masuk ke Indonesia.

Investasi dalam bentuk Foreign Direct Investment (FDI) atau Investasi Asing Langsung itu disebut terkendala masalah sepele.

"FDI sudah di depan pintu, tetapi tidak bisa masuk ke dalam negeri. Sebab, masalah-masalah sepele dan klasik, berputar-putar, izin-izin, rekomendasi, regulasi perpajakan, dan ketersediaan lahan," ujarnya, Rabu (13/11/2019).

Bahlil merincikan antrean investasi sebesar Rp 700 triliun itu berasal dari 24 perusahaan yang siap masuk ke berbagai sektor usaha.

Sayangnya, rencana investasi itu berakhir pada level komitmen karena hambatan di Indonesia terlalu besar.

"Dengan rumitnya regulasi sektoral, berbelit-belit membuat banyak investor ini balik badan kembali ke negaranya masing-masing. Dia bertahun-tahun susah dapat selembar surat. Jangankan pengusaha luar, investor dalam negeri pun bisa lari," imbuh Bahlil.

Menyadari hal itu, ia menegaskan BKPM akan fokus membenahi persoalan tersebut. Ia juga mengaku akan membuat terobosan kebijakan baru untuk mempercepat pelayanan kepada investor, dengan bantuan layanan dari Satgas Percepatan Investasi BKPM.

"Promosi tetap jalan. Tetapi, kami selesaikan yang antre masuk juga banyak. Ini saja belum bisa kami tangani. Kami akan benahi soal kewenangan perizinan sektoral, perpajakan, dan pengaduan lahan," jelasnya.

Tidak hanya itu, lanjut Bahlil, BKPM juga akan membenahi masalah koordinasi dengan daerah. Ia tak ingin pihaknya melihat investor dipersulit di berbagai lembaga, termasuk daerah.

"Bila perlu, sejak turun pesawat, investor sudah kami tenteng. Ada yang dampingi, sampai jadi buat perusahaan di sini," tandasnya. [yhr]


Komentar Pembaca
Hadapi Kelompok Anti Anies agar Mundur, Kaum Betawi Lakukan Aksi Kawal Gubernur DKI
Megakorupsi Pelindo II Rp 6 Triliun Mulai Terbukti

Megakorupsi Pelindo II Rp 6 Triliun Mulai Terbukti

PolhukamMinggu, 12 Januari 2020 | 17:10

Abraham Samad: Seharusnya OTT dan Geledah Itu Bareng!

Abraham Samad: Seharusnya OTT dan Geledah Itu Bareng!

HukumMinggu, 12 Januari 2020 | 18:20

Heboh Keraton Agung Sejagat Purworejo

Heboh Keraton Agung Sejagat Purworejo

NasionalSelasa, 14 Januari 2020 | 05:55

Fadli Zon: BMKG Ngeramal Jangan Pakai Feeling

Fadli Zon: BMKG Ngeramal Jangan Pakai Feeling

PolhukamSenin, 13 Januari 2020 | 08:55

Setiap Masjid di Sumsel Akan Digrebeg

Setiap Masjid di Sumsel Akan Digrebeg

Tentang SumselJumat, 17 Januari 2020 | 22:53

China Buka Jalur Minyak Baru di Myanmar

China Buka Jalur Minyak Baru di Myanmar

InternasionalJumat, 17 Januari 2020 | 19:40

Kanwil Kemenag DKI Akan Panggil Oknum Guru Madrasah yang Sebar Provokasi Kebencian
Yunani Ancam Gagalkan Perjanjian Damai Libya di Uni Eropa

Yunani Ancam Gagalkan Perjanjian Damai Libya di Uni Eropa

InternasionalJumat, 17 Januari 2020 | 19:10

Lelah