Pria Lebih Mudah Turun Berat Badan Dibanding Wanita, Benarkah?

Kesehatan  RABU, 13 NOVEMBER 2019 | 02:55 WIB

Pria Lebih Mudah Turun Berat Badan Dibanding Wanita, Benarkah?

Moeslimchoice | Orang banyak percaya bahwa untuk menurunkan berat badan ada banyak faktornya. Mulai dari pola makan yang sehat hingga kebiasaan olah raga. Perlu waktu banyak juga untuk mencapainya.

Namun satu hal yang lebih mengenaskan, tiap orang punya kemudahan yang berbeda untuk memiliki tubuh ideal. Mitosnya pria juga lebih mudah turun berat badan dibanding wanita. Apa iya? 

"Jawabannya - yang mungkin tidak ingin kita dengar - adalah ‘ya pria lebih mudah mencapainya’,” kata Lisa Martich, ahli diet di UPMC Magee Women's Hospital di Pittsburgh, seperti dikutip TODAY .

Ada penelitian yang membandingkan perbedaan antara bagaimana pria dan wanita menurunkan berat badan. 

Salah satu alasannya adalah karena massa otot pria lebih ramping. Tapi jika benar-benar diniatkan wanita punya nilai lebih dalam proses ini. Wanita lebih mungkin meminta bantuan profesional.  

“Tujuh puluh hingga 80% orang yang kehilangan berat badan adalah wanita,” kata Colleen Tewksbury, peneliti senior dan manajer program bariatric di Penn Medicine. 

Dalam sebuah penelitian yang diterbitkan dalam jurnal ‘Diabetes, Obesity and Metabolism, para peneliti mengikuti 2.000 orang dengan pra-diabetes selama 8 minggu sementara mereka hanya  makan 800 kalori, diet cair, termasuk sup dan 1,5 cangkir sayuran rendah kalori.

Pada saat penelitian selesai, 35% dari peserta memiliki kadar glukosa darah normal dan tidak lagi dianggap pra-diabetes. 

Tetapi para pria mendapatkan manfaat yang lebih besar: mereka rata-rata kehilangan 11,7 kilogram berat badan. Bandingkan dengan rata-rata 9,9 kilogram saja pada wanita.

"Perubahan kecil untuk pria mungkin berdampak lebih besar pada berat badan mereka," kata Tewksbury.

“Sementara wanita, dari sudut pandang hormonal, dari sudut pandang evolusi, membutuhkan lebih banyak persediaan lemak."

Perbedaan antara bagaimana pria dan wanita menurunkan berat badan dimulai ketika anak-anak berkembang menjadi remaja.

“Perubahan dimulai saat pubertas dan dengan hormon gender kita,” kata Martich. “Pria memiliki testosteron yang membantu mereka membangun massa tubuh tanpa lemak. Saat pubertas, wanita memiliki estrogen yang membantu kita membentuk lemak di sekitar pinggul kita untuk bayi. ”

Memiliki massa otot tanpa lemak lebih banyak membuat pria juga membakar lebih banyak kalori. Itu pulalah mengapa pria bisa makan lebih banyak kalori dibanding wanita. Tingkat metabolisme istirahat pria juga lebih tinggi. 

Pria biasa bisa makan 2.200 kalori dan wanita biasanya berkisar di 2.000 kalori dalam sehari. Untuk menurukan berat badan pria harus hanya mengonsumsi 1,700 kalori dan wanita 1.500 kalori saja. 

Meskipun perubahan pola makan berkontribusi pada penurunan berat badan lebih banyak bagi wanita, kata Tewksbury, olahraga dapat membantu mereka mempertahankan penurunan berat badan dan membangun otot tanpa lemak. Sekaligus meningkatkan kesehatan secara keseluruhan. 

Olaharaga juga  membantu menurunkan tekanan darah, memperbaiki tidur dan mengurangi depresi. "Ini sangat efektif dalam mencegah penambahan dan pemeliharaan berat badan," Tewksbury menambahkan. “Orang yang tidak berolahraga, mereka jauh lebih mungkin untuk kembali ke kelebihan berat badan semula.”

Penurunan berat badan adalah proses yang sulit. Jangan bandingkan proses yang Anda jalani dengan orang lain terlepas dari perkara gender pula 

“Jika Anda melihat grafik penurunan berat badan, itu tidak pernah berupa garis lurus,” kata Tewksbury. "Itu bisa lonjakan dari hari ke hari, jadi dilihat trennya tiap orang seperti apa.” (TM)


Komentar Pembaca