Menteri ESDM Arifin Tasrif Berharap Produksi Migas Meningkat

Ekonomi  SELASA, 12 NOVEMBER 2019 | 21:37 WIB | Warni Arwindi

Menteri ESDM Arifin Tasrif Berharap Produksi Migas Meningkat

MoeslimChoice | Menteri Energi Sumber Daya Mineral (ESDM) Arifin Tasrif berharap Indonesia masih dapat meningkatkan produksi migas lantaran banyak potensi yang belum tergarap. Salah satu upaya Pertamina untuk menemukan potensi migas baru adalah dengan survei seismik 2D Komitmen Kerja Pasti Wilayah Kerja Jambi Merang.

"Ini (survei seismik) salah satu upaya. Kerja itu memang kerja yang memiliki skala signifikan karena liat nilai keekonomian dan potensi-potensi yang ada," kata Menteri Arifin saat menghadiri peluncuran survei seismik 2D, di Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta, Selasa, 12/11/19.

Survei seismik 2D atau dua dimensi adalah metode mencari potensi kandungan migas dengan memanfaatkan pengumpulan data melalui kabel streamer terhadap gelombang getar bumi. Yang lebih canggih seismik 3D menggunakan lebih banyaka kabel streamer

Arifin mengungkapkan, survei seismik 2D yang berfungsi mencari potensi kandungan migas harus diperluas, tidak hanya dilaksanakan Komitmen Kerja Pasti (KKP) Jambi Merang saja, tetapi juga diterapkan KKP pada wilayah kerja lain. Dia pun ingin teknologi yang digunakan untuk survei ditingkatkan.

"Kan sekarang pakai 2D, ke depan diupdate ke teknologi lebih tinggi," ujarnya.

Arifin pun optimis, dengan perubahan yang dilakukan Pertamina, perusahaan energi nasional tersebut bisa menyelesaikan survei dalam 6 bulan, kemudian mampu menggarap blok migas baru dari data seismik dalam 6 bulan juga?.

"Saya ptimis. Saya lihat Pertamina mampu lakukan itu?," ungkapnya.

Dalam kesempatan itu Arifin mengungkapkan PT Pertamina (Persero) telah mengubah kegiatan pencarian minyak dan gas bumi (migas) menjadi lebih aktif. "Kami melihat bahwa Pertamina memiliki role yang sangat aktif jauh beda dengan yang dulu. Sekarang lebih pro aktif untuk dapatkan resource," kata Arifin.


Komentar Pembaca