Pilpres 2024 | 4 Gubernur Ini Diramal Berkibar

Polhukam  SELASA, 12 NOVEMBER 2019 | 12:05 WIB

Pilpres 2024 | 4 Gubernur Ini Diramal Berkibar

Dari kiri ke kanan: Anies Baswedan, Ridwan Kamil, Ganjar Pranowo, dan Khofifah Indar Parawansa

MoeslimChoice | Partai politik mulai mengincar sejumlah kepala daerah untuk maju pada Pemilihan Presiden (Pilpres) 2024 mendatang.

Contohnya Partai NasDem, yang mulai membidik empat kepala daerah untuk diusung sebagai Calon Presiden di Pemilu 2024.

"Kita melihat banyak generasi muda yang akan muncul. Gubernur-gubernur potensial ini, ada 4 gubernur, Jateng, Jatim, Jabar, DKI. Inilah yang harus kita usung, orang-orang ini," kata Ketua DPP NasDem, Zulfan Lindan, di Cikini, Minggu (10/11/2019).

Bahkan, NasDem berencana menggelar konvensi capres untuk menjaring capres paling kuat diusung di Pilpres 2024. Hal tersebut dirasa penting demi memenangkan pertarungan lima tahun yang akan datang.

Berikut ini para kepala daerah yang dilirik NasDem untuk Pilpres 2024:

 

Anies Baswedan

Pertama ada Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan, yang disebut potensial dicalonkan untuk Pilpres 2024 mendatang.

Jika menengok ke belakang, Anies Baswedan dan Ketua Umum NasDem, Surya Paloh, memang tengah terlihat dekat.

Beberapa waktu lalu, Anies diundang ke kantor Paloh untuk makan siang di kantor DPP NasDem, Jakarta Pusat, Rabu (24/7/2019).

Selanjutnya, saat Kongres II Partai NasDem, Anies Baswedan memenuhi undangan NasDem dalam Kongres NasDem di JIExpo Kemayoran, Jumat (8/11/2019).

Dalam kesempatan tersebut, Ketum NasDem, Surya Paloh, mengatakan, kehadiran Anies karena sudah menganggap Anies sebagai adiknya.

Paloh tak banyak komentar terkait kans mengusung Anies di 2024. Dia menyerahkan hal tersebut kepada Anies. Apakah bakal maju atau tidak sebagai calon presiden lima tahun mendatang.

"Terserah Bung Anies, kalau dia yakin barangkali mau maju (Pilpres) 2024. Tanya Pak Anies," ujar Paloh.

 

Ridwan Kamil

Selanjutnya ada Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil. Ridwan Kamil memiliki potensi maju di Pilpres 2024. Ridwan Kamil dinilai sudah cukup berpengalaman.

Pada tahun 2013, Emil —sapaan akrab Ridwan Kamil— dicalonkan oleh PKS dan Gerindra sebagai Walikota Bandung dengan didampingi oleh Oded Muhammad Danial sebagai calon Wakil Walikota.

Emil-Oded terpilih sebagai Wali Kota Bandung. Kini Ridwan Kamil menjadi menjadi Gubernur Jawa Barat bersama Uu Ruzhanul Ulum.

Pada Pilpres 2019 lalu, Ridwan Kamil masuk dalam bursa capres. Dalam survei yang dilakukan Indo Barometer, nama Ridwan Kamil berada di posisi ke 4 dengan 3,5 persen.

Di posisi pertama, nama Jokowi dengan 45,6 persen, jauh di atas Prabowo Subianto (9,8 persen). Kemudian Basuki Tjahaja Purnama (8,7 persen) dan Agus Harimurti Yudhoyono (2,5 persen).

Sementara itu, saat ditanya mengenai kesiapannya jika dipinang NasDem maju dalam Pilpres 2024, Emil menegaskan masih fokus mengurus Jabar. Emil menyebut, masih banyak tugas yang harus dikerjakan untuk Jabar.

"Ya kita tunggu saja pada saat momennya. Tidak bisa saya jawab sekarang karena banyak dimensi-dimensi yang harus saya lakukan. Jadi kalau dikait-kaitkan dengan hal-hal yang masih jauh, menurut saya masih belum saatnya dan saya masih ingin fokus membahas hal-hal yang dekat-dekat saja," kata Ridwan Kamil, Minggu (10/11/2019).

 

Ganjar Pranowo

Selanjutnya, Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo, yang masuk incaran Capres 2024 Partai NasDem.

Dalam dunia politik, Ganjar sangatlah berpengalaman. Dia dua kali menjabat sebagai anggota DPR fraksi PDIP, periode 2004-2009 dan 2009-2013.

Kemudian dia mencoba peruntungannya maju dalam Pilgub Jawa Tengah tahun 2013 dan terpilih bersama Heru Sudjatmoko.

Ganjar kembali terpilih menjadi gubernur Jawa Tengah berpasangan dengan Taj Yasin Maimoen untuk periode 2018-2023.

 

Khofifah Indar Parawansa

Selanjutnya, Kepala Daerah yang masuk bursa Capres 2024 adalah Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa.

Sebelum menjadi gubernur, Khofifah terlebih dahulu menjadi Menteri Sosial era Presiden Jokowi. Kemudian mengundurkan diri karena mengikuti Pilgub Jatim.

Dalam dunia politik, Khofifah pernah menjadi anggota DPR periode 2004-2006.

Dia juga pernah menjadi Menteri Pemberdayaan Perempuan 1999-2001 pada era Presiden Gus Dur. [yhr]


Komentar Pembaca