Kudeta Bolivia, Evo Morales Mundur

Internasional  SENIN, 11 NOVEMBER 2019 | 06:00 WIB | Warni Arwindi

Kudeta Bolivia, Evo Morales Mundur

MoeslimChoice | Setelah berkuasa selama 14 tahun, Evo Morales terpaksa mengundurkan diri dari jabatan Presiden Bolivia. Tokoh sosialis ini akhirnya menyerah pada tekanan kelompok militer.

Pengunduran diri ini berlangsung di tengah ketidakpastian politik yang terjadi pasca pemilihan umum beberapa waktu lalu. "Saya mengundurkan diri," ujar Morales dalam siaran televisi yang dipancarluaskan secara nasional, Minggu sore waktu setempat, 10/11/19 atau Senin dinihari, 11/11/19 waktu Indonesia .

"Saya ingin mengatakan kepada saudara-saudara sekalian bahwa perjuangan tidak berakhir sampai di sini. Kita akan melanjutkan pertarungan untuk perdamaian yang berkeadilan," sambungnya.

Wakil Presiden Álvaro García Linera yang juga ikut mengundurkan diri mengatakan, pengunduran diri itu dilakukan untuk mencegah pertumpahan darah di kalangan rakyat Bolivia.

"Telah terjadi kudeta," katanya seperti dikutip dari New York Times.

Surat pengunduran diri akan diserahkan kepada Majelis Nasional. Sejumlah menteri dan pejabat yang dekat dengan Morales mengundurkan diri Minggu siang.

Sebelum pengunduran diri itu, Panglima Tentara Bolivia Jenderal Williams Kaliman mendesak Morales mundur. Menurut dia, pengunduran diri Morales akan menjami perdamaian dan menjaga stabilitas politik untuk kebaikan Bolivia.

Morales sempat menyampaikan persetujuannya untuk penyelenggaraan pemilu ulang sebelum menyatakan mengundurkan diri. Kualitas pemilihan presiden yang digelar 20 Oktober lalu dipertanyakan banyak kalangan.

Kubu Morales dituduh kelompok konservatif berbuat curang. Lantas krisis politik menyusul dan hasilnya Presiden Morales mundur.


Komentar Pembaca