BPJS Naik, KSPSI Dukung Menkes Terawan Soal Usulan Subsidi

Kesehatan  MINGGU, 10 NOVEMBER 2019 | 18:24 WIB | Sunarya Sultan

BPJS Naik, KSPSI Dukung Menkes Terawan Soal Usulan Subsidi

Foto/net

Moeslimchoice | Naiknya iuran BPJS Kesehatan yang dirasa akan memberatkan masyarakat menggugah Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI)  yang juga salah satu tokoh yang mendorong terbentuknya BPJS,  Andi Gani Nena Wea  untuk memberi masukan kepada Presiden Jokowi.

Dia bersama tokoh buruh dan tokoh masyarakat lainnya sudah memberi masukan kepada Presiden Jokowi agar iuran untuk kelas III tidak naik karena akan memberatkan masyarakat yang mayoritas berekonomi kelas bawah.

"Saat saya bertemu Presiden Jokowi sudah menyampaikan keberatan dengan rencana kenaikan tersebut karena akan membebani rakyat kecil dan buruh," katanya.

Andi Gani mendukung usulan Menkes Terawan AP yang akan memberikan subsidi bagi peserta mandiri BPJS Kesehatan kelas III dengan tujuan mengurangi beban pengeluaran masyarakat sehingga iuran kelas III jadi tidak naik bagi mereka.

Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 75 Tahun 2019, iuran peserta mandiri BPJS kelas III naik menjadi Rp42 ribu. Menkes Terawan mengusulkan Peserta Bukan Penerima Upah (PBPU) dan Bukan Pekerja (BP) BPJS Kesehatan kelas III hanya membayar Rp25.500.

Selisih Rp16.500 itu nantinya dibayarkan oleh pemerintah. "Itu kemauan dan keinginan kita semua. Coba saya kerjakan," katanya.

Andi Gani juga meminta BPJS Kesehatan juga harus memperbaiki pelayanannya karena sejauh ini belum maksimal.


Komentar Pembaca