Melawan Radikalisme dengan Maulid

Daerah  MINGGU, 10 NOVEMBER 2019 | 13:10 WIB | Sugiharta Yunanto

Melawan Radikalisme dengan Maulid

MoeslimChoice | Kain Merah Putih sepanjang 500 meter diarak ratusan Santri dari Depan Gedung Satpol PP di Majalengka Kulon di jalanan protokol Majalengka, menuju Lapangan parkir Ud Putra Ts Cigasong Majalengka.

Kirab Merah Putih ini dalam rangka Maulid Kubro bersama Habib Lutfi Bin Yahya dan Anggota DPR RI Maman Imanulhaq. Tammpak pula Kapolres Majalengka AKBP Mariyono yang ikut mendampingi kegiatan tersebut.

Maman Imanulhaq mengatakan, event budaya seperti ini, menjadi salah satu media untuk menumbuhkan sikap nasionalisme sekaligus untuk menekan radikalisme.

Kang Maman, sapaan akrab Maman Imanulhaq mengatakan, peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW merupakan hari dimana dilahirkannya sang revolusioner Islam serta nabi penutup yang telah membawa kita dari zaman kegelapan kepada zaman yang terang benderang.

Selain itu kata dia, momentum Maulid Nabi Muhammad SAW harus dimanfaatkan untuk merajut persatuan dan kesatuan umat Islam. Serta lebih peka lagi dalam meredam intoleran, apalagi isu yang saat ini sedang berkembang tentang radikalisme.

"Saat ini marak isu terkait radikalisme yang dipahami secara dangkal dan kemudian memecah belah persatuan dan kesatuan. Radikalisme bisa dilawan dengan menumbuhkan nasionalisme lewat event budaya dan acara keagamaan yang melibatkan seluruh komponen bangsa," katanya, Sabtu (9/11/2019).

Kegiatan ini diikuti oleh berbagai santri Nahdlatul Ulama (NU) yang berasal dari Kabupaten Majalengka dan luar Majalengka dan diawali dengan Kirab Merah Putih serta pembentangan Bendera Merah Putih sepanjang 500 meter.


Komentar Pembaca