Virus Ayam Geprek Terjang Pacitan

Wisata  SABTU, 09 NOVEMBER 2019 | 10:58 WIB

Virus Ayam Geprek Terjang Pacitan

Harga menu ayam geprek di rumah makan ini disebut termurah sedunia

MoeslimChoice | Ibarat penyakit menular, virus kuliner ayam geprek kini menerjang Kabupaten Pacitan, Jawa Timur.

Di kota berjuluk Seribu Satu Goa ini, usaha kuliner ayam geprek kian moncer. Persaingan rasa dan harga pun semakin menggila.

Tapi, di antara semua tempat makan bernuansa geprek dan sambal di Pacitan itu, ada satu yang unik dan wajib dicoba.

Bila berwisata ke Pacitan, jangan lupa mampir di sini, tepatnya di Jalan Basuki Rahmat, Gemulung, Tanjungsari.

Ya, di situlah bercokolnya Rumah Makan Geprek Bangsus. Harga murah, rasa tak mengecewakan, porsi mengenyangkan. Bagi penggila sambel ulek khas Pacitan, di sinilah tempatnya.

Hari ini, Sabtu (9/11/2019), Kontributor MoeslimChoice di Pacitan, Suluh Apriyanto, mencoba menjajal rumah makan yang tengah riuh dibincangkan orang itu.

Ternyata, rasa ayam gepreknya itu memang sungguh maknyus.

Sekadar membandingkan, MoeslimChoice menemui salah seorang pengunjung yang —secara bersamaan— tengah menikmati santapan di sana.

Dita (25), pengunjung itu, ternyata mengaku sudah menjadi pelanggan tetap di sana. Warga Pacitan itu merasa ketagihan dengan rasa ayam geprek di sana yang khas. Apalagi harganya super murah, tak bikin kantong jadi keriting.

“Saya pelanggan setia di Geprek Bangsus. Rasanya mantap, bersih, free WiFi, dan pastinya halal. Paling penting, murah banget. Dengan uang Rp 5 ribu, bisa makan pakai ayam. Boleh jadi, ini harga makan ayam termurah sedunia,” katanya kepada MoeslimChoice, Sabtu (9/11/2019).

Dia pun mengaku tenang dengan keberadaan Geprek Bangsus yang buka 24 jam. Kapan pun perutnya minta jatah, dia bisa berkunjung setiap saat.

"Jadi, ini yang paling aku suka. Karena, baru kali ini ada rumah makan di Pacitan yang harganya super murah, dan buka 24 jam. Malam hari lapar? Tidak mau ribet, ya langsung aja gaspol ke Geprek Bangsus. Dijamin kenyang. Karena, kalau masih kurang, bisa nambah nasi lagi, gratis! Yang suka masakan ati ayam pedas plus sup, harganya cuma Rp 12 ribu. Cobain aja deh,” kata Dita.

Komentar senada dilontarkan Agus Santoso (35), warga Kelurahan Balaiharjo, Pacitan, yang datang ke rumah makan itu bersama istri dan dua anaknya.

Ia merasa beruntung bisa menemukan rumah makan ayam geprek di Pacitan yang buka 24 jam dan harga terjangkau.

"Ya, baru ini merasakan makan murah, enak, dan buka 24 jam. Punya uang Rp 5 ribu sudah bisa makan nasi, ayam geprek, tahu, dan jamur. Masih bisa nambah nasi pula kalau kurang," tuturnya.

Agus dan istrinya memang mengaku jarang masak di rumah. Alhasil, kehadiran Geprek Bangsus pun seolah jadi anugerah bagi pasangan penggila selera pedas ini.

Wes-lah, pokoknya enak dan mantap. Takkan kecewa. Pilih sendiri menunya, banyak kok. Dijamin ketagihan, karena tak bikin marah saat bayar,” pungkasnya. [yhr]


Komentar Pembaca