DPR Nilai Menteri Agama Gagal Fokus

Nasional  SABTU, 09 NOVEMBER 2019 | 00:35 WIB | Sugiharta Yunanto

DPR Nilai Menteri Agama Gagal Fokus

Moeslimchoice | Anggota Komisi VIII DPR RI Bukhori, mengatakan Menteri Agama Fachrul Razi telah gagal fokus dalam menyusun program tahun 2020. 

Dia menilai, Fachrul Razi tidak memahami problem lembaganya secara utuh. Hal ini disampaikan dalam rapat perdana bersama menteri Agama dengan komisi VIII di Gedung DPR RI kemarin (7/11)

Lebih lanjut Ketua Poksi Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) ini menyatakan, bahwa persoalan korupsi di Kementerian Agama (kemenag) saat ini sangat fundamental untuk diselesaikan.

Bukhori mengingatkan kembali pada Menag, bahwa dalam tiga masa pemerintahan Indonesia Kementerian Agama acapkali tersandung kasus korupsi, yakni kurun waktu 2001-2005 dalam kasus korupsi penyalahgunaan biaya haji dan dana abadi umat yang menyeret Menteri agama Said Agil Husin Almunawar. 

"Kemudian 2011- 2012 terkait kasus korupsi Pengadaan Alquran dan laboratorium madrasah, kemudian 2014-2016 terkait kasus korupsi penyalahgunaan biaya haji dan dana operasional menteri yang menyeret Menteri agama lagi yakni Suryadharma Ali dan yang terjadi baru-baru saja pada 2019 terkait jual beli jabatan,” ungkap Bukhori saat rapat

Dirinya menyayangkan ditengah gentingnya upaya reformasi di tubuh Kemenag, namun tidak ada satupun program terkait pencegahan korupsi dalam daftar program prioritas kemenag tahun 2020. Anehnya, yang muncul dipermukaan justru program menangkal radikalisme lewat moderasi beragama. 

"Padahal soal cadar, celana cingkrang, itumah persoalan cemen, Pak Menteri tidak perlu ngurusin yang begituan,” tambah Bukhori. Persoalan korupsi di tubuh kemenag, sambungnya, itu adalah masalah fundamental yang harus diselesaikan. Sebab, kata Bukhori, program sebagus apapun tidak akan berhasil jika persoalan korupsi di tubuh Kemenag tidak di tuntaskan sampai ke akar-akarnya. 

"Memecat pegawai yang terbukti korupsi belum cukup, perlu pembenahan serius secara sistemik,” ungkap Bukhori. Untuk itu, dia berharap Fachrul Razi tidak mengikuti jejak pendahulunya yang terlibat korupsi. Perlu ada evaluasi menyeluruh di internal Kemenag agar Menag tidak gagal paham dalam menyusun program kerja prioritas apa yang akan dijalankan Kemenag tahun 2020.


Komentar Pembaca