Wishnutama Perlonggar Izin Syuting Film Hollywood

Islamtainment  JUMAT, 08 NOVEMBER 2019 | 12:01 WIB

Wishnutama Perlonggar Izin Syuting Film Hollywood

Wishnutama dan Angela Herliani Tanoesoedibjo

MoeslimChoice | Terkait sulitnya izin syuting perusahaan film terbesar di dunia, Hollywood, di Indonesia, Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Wishnutama, mengatakan akan memperlonggar izin tersebut.

Hal ini dikatakannya karena syuting film merupakan bagian dari pintu masuk wisatawan mancanegara ke Indonesia.

“Izin itu harus dipermudah, ya karena itu bagian daripada investasi juga ke Indonesia, jadi harus membuat perizinan itu jauh lebih nyaman, jadi itu akan kita sederhanakan,” kata Wishnutama kepada wartawan di Jakarta, Selasa (5/11/2019).

Implementasi dari wacana perizinan tersebut diakui Wishnu bukan menjadi Pekerjaan Rumah dari Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif saja, melainkan juga kementerian lain.

Ia mengatakan pernah membantu perizinan Hollywood syuting di Indonesia, namun diakuinya perizinan tersebut sangat sulit.

“Justru ini jadi pembelajaran dari orang yang udah pernah minta izin, saya akan memelajari apa yang bisa mempermudah dan membuat itu jadi jauh lebih nyaman, karena itu bagian daripada investasi juga,” ujarnya.

Sebelumnya, dalam kesempatan yang berbeda, Wakil Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Angela Herliani Tanoesoedibjo, mengatakan, promosi-promosi pariwisata Indonesia akan dibuat lebih kreatif menggunakan media film.

Hal itu ia sampaikan setelah acara pelantikan Wakil Menteri Indonesia Maju di Istana Kepresidenan, Jakarta, Jumat (25/10/2019).

"Banyak sih hal-hal promosi (film) yang bisa kita lakukan yang lebih kreatif ya, misalnya bikin film," kata Angela.

Menurutnya, film-film tentang Indonesia bisa dipasarkan di luar negeri sebagai media promosi pariwisata Indonesia.

Angela mencontohkan film Eat, Pray, Love yang salah satu tempat syutingnya bertempat di Bali.

"Seperti Eat, Pray, Love itu. Sepertinya, Pak Erick Thohir juga sempat katakan itu di Bali. Jadi itu hal-hal yang bisa kita lakukan, promosi-promosi yang lebih kreatif," ujar Angela. [yhr]


Komentar Pembaca