Cawagub DKI: Gerindra Abaikan Kandidat PKS

Polhukam  JUMAT, 08 NOVEMBER 2019 | 09:39 WIB

Cawagub DKI: Gerindra Abaikan Kandidat PKS

Mohamad Taufik, Ketua DPD Partai Gerindra DKI Jakarta

MoeslimChoice | Partai Gerindra mengabaikan kesepakatan dengan Partai Keadilan Sejahtera (PKS) dalam konteks jabatan Wakil Gubernur DKI Jakarta yang ditinggalkan Sandiaga Uno jelang Pilpres 2019.

Sebelumnya, kedua partai pengusung itu sepakat, kursi Wagub DKI menjadi jatah PKS, yang ditindaklanjuti dengan menyodorkan dua kandidat, Agung Yulianto dan Ahmad Syaikhu.

Tapi, perkembangan terbaru, Gerindra kini kembali mengajukan empat nama sebagai calon pendamping Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan.

Ketua Dewan Pimpinan Daerah Partai Gerindra DKI Jakarta, Mohamad Taufik, mengungkapkan, pihaknya telah ikut mengajukan empat nama Calon Wakil Gubernur untuk mendampingi Gubernur Anies Rasyid Baswedan.

Keempat nama itu adalah Arnes Lukman, Ferry J Yuliantoro, Ariza Patria, dan Saefullah.

Menurut Taufik, alasan Gerindra mengajukan empat Cawagub DKI itu karena dua nama kandidat yang sebelumnya diajukan PKS, Agung Yulianto dan Ahmad Syaikhu, tidak ada perkembangan.

"Hasil informasi intenal Gerindra, kemarin dua nama macet. Maka yang diperlukan adalah: pertama, jangan-jangan figur yang enggak DPRD kurang menerima atau komunikasi, dua itu saja. Pertimbangan ya sudahlah kita usulkan. Dari kita ada, dari PKS ada," papar Taufik, Kamis (7/11/2019).

Pembahasan mengenai posisi Calon Wakil Gubernur DKI Jakarta sampai sekarang masih terus berproses. PKS dan Gerindra sama-sama tarik ulur terkait pengisi jabatan ini.

Sosok pendamping Gubernur DKI Jakarta Anies Rasyid Baswedan hingga kini masih kosong setelah ditinggal Sandiaga Salahuddin Uno yang mengundurkan diri untuk maju sebagai Calon Wakil Presiden. [yhr]


Komentar Pembaca