Membayar untuk Ditakut-takuti, Ini Alasan Kenapa Orang Suka Film Horor

Kajian  JUMAT, 08 NOVEMBER 2019 | 03:25 WIB

Membayar untuk Ditakut-takuti, Ini Alasan Kenapa Orang Suka Film Horor

Moeslimchoice | Lihatlah daftar film yang diputar dan akan diputar selama bulan November dan Desember. Cukup banyak yang bergenre horor. 

Mulai dari fenomenal dan sudah meraup banyak penonton seperti ‘Perempuan Tanah Jahanam’, lalu kini ada ‘Ratu Ilmu Hitam’, ‘Doctor Sleep’, ‘ Countdown’, ’Lampor’, ‘Rumah Kentang’, ’Nightmare Side’, hingga ‘Si Manis Jembatan Ancol’  

Pertanyaannya mengapa orang gemar menonton film horor. Karena kalau dipikir lucu juga, mereka harus membayar untuk ditakut-takuti. Logikanya semestinya orang menghindari sesuatu yang menakutkan.

Menurut para ahli ada banyak alasan mengapa seseorang suka atau minimal mau menonton film horor. Atau dalam beberapa kasus justru ada orang yang merasa menonton film horor membuat mereka merasa nyaman. 

Dalam sebuah penelitian yang dipublikasikan Journal of Media Psychology disebutkan orang menonton film horor karena tiga alasan utama : ketegangan, relevansi, dan mencari hal yang tidak realistis.

Lewat misteri dan hal-hal mengejutkan mereka mencari ketiga hal tersebut. 

Ada yang mencari relevansi dengan kehidupan nyata, atau sebaliknya malah mencari aspek tak realistis dari horor yang ditawarkan. Mereka akan merasa senang jika menemukan bahwa yang ada dilayar adalah hal yang palsu.  Dengan demikian mereka menganggap film horor hanya hiburan dan untuk bersenang-senang. 

“Ada banyak pengalaman berbeda kala seseorang menonton film horor,” kata Dr. Katherine Brownlowe, asisten profesor di departmen neurologi dan psikiatri The Ohio State University College of Medicine seperti dikutip Bustle. 

“Beberapa menikmati keteganganya, beberapa suka dikejutkan tapi ada juga yang menjadikan film horor sebagai pelarian dari kenyataan,” kaya Brownlowe. Berikut beberapa alasan mengapa orang senang film horor:  

1. Orang suka emosi yang didapat saat merasa takut. 

Beberapa orang bereaksi berbeda terhadap hal-hal yang menakutkan. Sebuah studi 2010 yang diterbitkan dalam jurnal Communication Research menemukan bahwa orang yang suka film horor cenderung menikmati perasaan emosi yang sangat kuat seperti ketakutan. 

Saat Anda takut, respons langsung otak Anda adalah beralih ke mode bertarung atau lari. Ketika ini terjadi, seluruh tubuh Anda dapat bereaksi. Misalnya, jantung Anda mungkin berdetak kencang dan otot Anda tegang. Bahkan dapat menyebabkan Anda menjerit atau melompat. "Percaya atau tidak, bagi sebagian orang, ini sangat menyenangkan,”kata Brownlowe.

2. Merasa senang saat bisa melalui film yang menakutkan. 

Film horor memang dimaksudkan untuk menakuti Anda. Tetapi bagi sebagian orang dengan kecemasan, mereka mungkin menemukan film horor yang menghibur. "Pengalaman otak Anda menenangkan diri setelah menonton film menyeramkan sebenarnya secara neuro-kimia sangat menyenangkan. Otak akan melepaskan dopamine saat Anda keluar bioskop dan baik-baik,” kata Brownlowe. 

3. Film Horor bisa membuat merasa lebih terhubung dengan orang-orang sekitar. 

Sebuah penelitian yang diterbitkan dalam Journal of Personality and Social Psychology oleh Dr. Arthur Aron menemukan bahwa ketakutan yang membangkitkan situasi, seperti menonton film yang menakutkan, dapat meningkatkan daya tarik dan keinginan lebih dekat dengan orang sekitar. 

“Kesadaran kolektif kita terbangkitkan. Itu membuat kita semakin dekat ketika kita memiliki pengalaman bersama tentang takut akan kegelapan, atau hantu,” kata Brownlowe. 

Lalu bagaimana Islam melihat kegemaran orang menonton film horor? 

Pada intinya Islam mempunyai patokan tentang bagaimana kita harus mempertanggungjawabkan panca indera kita. Allah berfirman,  “Sesungguhnya pendengaran, penglihatan dan hati, semuanya itu akan diminta pertanggungan jawabnya.” (QS. Al Isra’: 36)

Karena film terutama yang bergenre horor harus disikapi dengan kewaspadaan juga. Sebaiknya dihindari jika sudah sangat mempengaruhi hidup sebagai manusia. Apalagi jika film tersebut sudah memenuhi aspek sebagai berikut seperti dikutip dari situs dalam islam: 

1. Mengandung kebohongan.  Memerankan cerita cerita dusta yang jauh dari kenyataan dan realita. 

2. Mengumbar aurat

3. Merusak aqidah dan menimbulkan asumsi serta keyakinan yang bertentangan dengan aqidah Islam. Misalnya jika akibat film tersebut umat Islam jadi mempercayai ada kekuatan lain selain Allah SWT. 

4. Pengaruh buruk musik. Ini biasanya ada dalam film yang ditayangkan. 

5. Tak jarang film horor kadang malah memberikan pelajaran agar berbuat syirik ketika menjelaskan tata cara mengundang setan, meminta bantuan jin, pesugihan dan lain-lain.  

6. Menyebabkan seseorang menjadi penakut, karena takut terhadap syaithan sehingga akan berkurang rasa takutnya terhadap Allāh Ta’ālā.

7. Berisi cerita tidak bermanfaat. Tentu perlu dikaji lagi tentang konten dari film horor tersebut. 

8. Lebih banyak keburukan daripada kebaikannya dan kemungkinan menyebarkan bid’ah

10. Tidak ada horor (hantu) dalam Islam dan film yang sering dibumbui dengan adegan yang tidak sesuai syariat Islam. Sampai membuat rasa takut dan prasangka buruk.
(TM)


Komentar Pembaca
Arang Galang

Arang Galang

17 Jul, 2020 | 07:52

Lucian K. Truscott

Lucian K. Truscott

13 Jul, 2020 | 08:15

Tanpa Keluarga

Tanpa Keluarga

12 Jul, 2020 | 08:00

OJK Risma

OJK Risma

11 Jul, 2020 | 07:15

Waspadailah Keinginan Utama Iblis yang Ingin Menghapus Amalan Bersyukur
Rapid Test

Rapid Test

09 Jul, 2020 | 08:05