Mendagri Tito Mau Undang Forkopimda Samakan Visi dan Prioritas

Polhukam  SABTU, 02 NOVEMBER 2019 | 07:55 WIB | Sugiharta Yunanto

Mendagri Tito Mau Undang Forkopimda Samakan Visi dan Prioritas

MoeslimChoice | Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian ingin seluruh jajaran Pemerintah Daerah memahami visi-misi Presiden Joko Widodo dan Wapres K.H. Ma’ruf Amin yang dituangkan dalam Program Prioritas Nasional. Jadi, Tito akan mengundang seluruh daerah dan pejabat terkait yang biasa disebut Forkopimda (Forum Komunikasi Pimpinan Daerah) untuk menyamakan persepsi.

Menurut Tito penyamaan persepsi dan sinkronisasi tersebut memang perlu agar program pembangunan di pemerintah daerah berlandaskan pada Program Prioritas Nasional. Selain itu, disesuaikan dengan kebutuhan dan karakteristik daerah masing-masing.

“Supaya visi ini sama semua, saya sudah sampaikan kepada Bapak Presiden, pada pertengahan November 2019 seluruh kepala daerah kita akan undang mulai dari Gubernur, Bupati/Wali Kota bersama Kapolda, Kajati, Kajari, Pangdam, Dandim,” kata Tito dalam keterangan resmi, Jumat (1/11/2019).

Apalagi, kata Tito, Presiden jelas arahannya bahwa daerah harus menyesuaikan. "Harus ada program yang menyentuh untuk pembangunan SDM, khususnya bidang kesehatan dan pendidikan, stunting misalnya. Kedua adalah membangun lapangan kerja, investasi, kemudahan membuka usaha swasta dalam berinvestasi di daerah masing-masing,” ujarnya.

Tito menjelaskan dalam pertemuan tersebut Jokowi bakal memperjelas program prioritas nasional yang telah dicanangkan. Sedangkan para Menko dan Menteri terkait juga akan menjabarkan serta mempertajam program-program prioritas nasional sesuai visi-misi Presiden.

“Lalu ada panel dan tanya jawab, lalu kita juga akan undang pengawas, KPK, BPK, BPKP dan lain-lain untuk menyampaikan pokok-pokok pandangannya,” jelas Tito.

Dengan demikian, Tito berharap setiap unsur Pejabat Pemerintah Daerah mampu memahami secara menyeluruh program prioritas nasional yang akan diimplementasikan dalam program di daerah masing-masing.

“Sehingga begitu pulang ke Daerah, semua paham visi-misi Pemerintah Pusat, setelah itu APBD-nya direvisi sesuaikan dengan poin-poin itu, di samping kebutuhan daerah,” kata Mendagri.


Komentar Pembaca