Berhijab Bukan Alasan Tak Berolahraga

Kesehatan  SABTU, 02 NOVEMBER 2019 | 02:35 WIB

Berhijab Bukan Alasan Tak Berolahraga

Moeslimchoice | Muslimah masa kini sudah selayaknya banyak bersyukur. Kebebasan menggunakan busana sesuai ajaran agama Islam di Indonesia telah diberikan dan bahkan dilindungi. 

Sayangnya ada yang malah menjadikan alasan mengenakan busana Muslimah yang lengkap rapat menutup aurat sebagai alasan untuk tidak lagi berolah raga. Padahal seperti diketahui salah satu pilar gaya hidup sehat adalah berolah raga. 

Hal ini yang sering menjadi keprihatinan Maryam Shirinova. Dia adalah ophthalmologis atau ahli bedah yang berkaitan dengan kelainan pada mata di rumah sakit militer Azerbaijan. Maryam, ibu dengan lima anak, ini sejak menikah pindah ke Kanada dan kemudian ke Dubai 

Namun ophthalmologis hanya salah satu profesinya. Karena Maryam adalah juga seorang 
fitness trainer dan nutrition coach bersertifikat.  Maryam sendiri sudah mulai berhijab sejak usia 21 tahun saat dia mulai mendapat hidayah untuk mendalami Islam. 

Kini Maryam menjadi inspirasi banyak wanita berhijab di lingkungannya untuk hidup lebih aktif dan bugar. Maryam, ibu dengan lima anak, ini sejak menikah pindah ke Kanada dan kemudian ke Dubai 

“Saya mulai sadar sejak kelahiran anak ke tiga saya, saya ingin hidup lebih bugar. Saat itu saya berlatih ditemani personal trainer selama dua tahun, lalu saya memutuskan untuk jadi followwer influencer fitness dari Australia, Emily Skye,” kata Maryam kepada Khaleej Times, Jumat (1/11)  

Tak sekadar jadi follower, Maryam juga secara serius mempelajari ilmu fitness lalu mengambil berbagai kursus online. Ujian kualifikasi fitnessnya sebagai pelatih dilakukannya di Dubai. 

“Ada satu kali saat saya menjalani ujian assesment di mana saya harus melatih seorang gadis di treadmill. Hati kecil saya bicara, ‘Inilah yang ingin saya lakukan’. Kemudian saya semakin jatuh cinta pada fitness setelah bertemu langsung dengan Emily Skye di Dubai Fitness Chalange tahun 2018,” kata Maryam. 

Hingga saat ini dia masih menggunakan teknik yang diajarkan oleh Skye, khususnya yang diajarkan lewat aplikasi ponsel. Maryam mengatakan dia sering bertemu dengan wanita berhijab yang ingin hidup lebih bugar dan berlatih di fitness namun terlalu malu untuk berbusana olahraga yang agak ringan atau sekadar tak ingin ada orang yang menghakimi mereka. 

“Padahal saat saya mulai melatih kaum wanita, saya melihat wajah mereka jadi lebih berseri-seri setelah aktivitas fitness,” katanya 

Kini Maryam serin mengkampanyekan pentingnya wanitahidup sehat dengan berolah raga meski telah memutuskan untuk mengenakan hijab. “Bukan busanaku tak juga agamaku yang bisa menghalangiku dari kemampuan untuk jadi pribadi yang aktif secara fisik. Sebagai seorang trainer ini yang saya tekankan pada para wanita berhijab.” (TM)


Komentar Pembaca