Kasih Dana Rp 700 Juta Buat Gagalkan Pelantikan Presiden, Polisi Tangkap Ayu

Hukum  KAMIS, 24 OKTOBER 2019 | 09:25 WIB

Kasih Dana Rp 700 Juta Buat Gagalkan Pelantikan Presiden, Polisi Tangkap Ayu

Sebagian barang bukti perencanaan penggagalan pelantikan Presiden

MoeslimChoice | Seorang wanita bernama Suci Rahayu alias Ayu ditangkap polisi terkait perencanaan penggagalan pelantikan Presiden. Ayu diduga ikut mendanai gerakan tersebut.

"Iya betul, Suci Rahayu alias Ayu," kata Direktur Reskrimum Polda Metro Jaya, Kombes Suyudi Ario Seto, dalam keterangan kepada wartawan, Rabu (23/10/2019).

Ayu ditangkap di rumahnya, Mekarsari, Tambun Selatan, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, pada Senin (21/10/2019). Ayu saat ini masih diperiksa di Polda Metro Jaya.

Suyudi menyebut, Ayu terdaftar sebagai member di grup WhatsApp “Fisabilillah” yang dibuat oleh tersangka Samsul Huda.

Ayu juga disebut-sebut sempat memberikan sejumlah dana kepada Samsul untuk membuat “peluru bola karet”.

"Yang bersangkutan memberikan dana kepada tersangka Samsul Huda Rp 700 juta untuk membeli perlengkapan katapel, peluru katapel, dan bom hidrogen untuk menyerang polisi," jelasnya.

Sebelumnya, polisi menangkap Samsul dan lima tersangka lainnya dalam kasus ini. Dengan ditangkapnya Ayu, total sudah tujuh tersangka yang diamankan oleh polisi.

Samsul Huda disebut sebagai otak yang membuat gerakan di grup WA “Fisabilillah”. Di grup itu, Samsul merencanakan upaya menggagalkan pelantikan Presiden dengan melemparkan peluru bola karet di DPR pada 20 Oktober 2019.

Puluhan bola karet berikut katapel disita polisi dari Samsul cs. Saat ini, polisi masih mengembangkan kasus tersebut. [yhr]


Komentar Pembaca