Gibran Mulai Tunjukkan Kekuatan Politiknya

Daerah  KAMIS, 24 OKTOBER 2019 | 08:55 WIB | Warni Arwindi

Gibran Mulai Tunjukkan Kekuatan Politiknya

MoeslimChoice | Langkah putra Presiden Jokowi, Gibran Rakabuming Raka, yang berkeras akan tetap mendaftar sebagai bakal calon Wali Kota Solo, Jawa Tengah, melalui Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) mulai menunjukkan kekuatan politiknya. Bakal calon Wali Kota Solo yang diajukan DPC PDIP Solo, Achmad Purnomo mengaku siap mundur dari bursa pencalonan, jika dirinya tidak mendapatkan rekomendasi dari DPP PDIP dalam Pilkada 2020.

"Bukan soal legowo, tugas partai nanti disuruh apa saya. Kalau tidak ditugasi ya istirahat, kan otomatis gitu," ujar Purnomo, saat ditemui seusai membuka Liga Santri Nusantara di Stadion Sriwedari, Solo, Selasa, 22/10/19.

Purnomo yang saat ini menjabat Wakil Wali Kota Solo ini berencana akan beristirahat dari dinamika politik dan pemerintahan jika nantinya tidak diizinkan partai untuk menjadi calon Wali Kota Solo.

Meski hingga saat ini surat rekomendasi dari DPP PDIP belum turun, ia mengantisipasi semua kemungkinan sebagai kader patai banteng moncog putih itu. "Saya ini kan petugas partai, apa pun yang diperintahkan oleh partai akan kita laksanakan dengan sepenuh hati," katanya.

Lebih lanjut, Purnomo mempersilakan Gibran maju melalui DPD atau DPP. "Saya kalau diberi tugas, akan saya lakukan. Saya jalankan. Soal nanti tidak jadi ya, tidak apa-apa. Saya sama Pak Teguh (Teguh Prakosa) kan diberi tugas DPC, dipercaya oleh seluruh PAC. Kalau di atas, DPP lain ya, Wallahu 'Alam," ungkapnya.

Sebelumnya Gibran memang berkeras akan maju lewat PDIP. Jika tak mendapat rekomendasi dari DPC Solo, ia akan memakai jalur DPD Provinsi dan DPP, meskipun dapat melalui jalur independen.

"Saya tidak pernah sekalipun, dimana pun, ke siapa pun kalau mau mendaftar melalui independen. Saya ini sudah dapat KTA PDIP, ya majunya lewat PDIP. Jadi sudah jelas ya, saya tidak akan lewat independen, tetap maju lewat PDIP. Dalam waktu dekat," tandas Gibran, di Solo, Sabtu 19/10/19.

Walhasil, Pak Pur siap mundur, padahal sudah mendaftar. "Soal nanti tidak jadi ya, rapopo," ujarnya.


Komentar Pembaca