Pertama di Jawa Barat, Ponpes Khusus Lansia akan Segera Hadir

Daerah  RABU, 23 OKTOBER 2019 | 17:10 WIB | Sunarya Sultan

Pertama di Jawa Barat, Ponpes Khusus Lansia akan Segera Hadir

Foto santi lansia/net

Moeslimchoice | Hari Santri Nasional (HSN) 2019 menjadi momentum mempromosikan lembaga pendidikan agama khususnya pondok pesantren. Bahkan di pondok pesantren khusus warga lansia atau lanjut usia, masyarakat lanjut usia di Purwakarta juga masih bisa menjadi santri seperti generasi muda.

Dikatakan Dewan Penasehat Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama Purwakarta Kyai Abun Bunyamin, masyarakat agar tidak meragukan kualitas pendidikan di pesantren. "Jangan ragu memasukkan anaknya ke pesantren karena santri sekarang tidak hanya belajar agama tapi belajar ilmu pengetahuan lainnya juga," jelasnya, Selasa 22 Oktober 2019.

Pada puncak peringatan HSN 2019, Abun Bunyamin yang merupakan pendiri Pondok Pesantren Al-Muhajirin juga memastikan seluruh masyarakat bisa menjadi santri. Termasuk, bagi lansia yang tengah mengisi masa pensiunnya dengan fokus memperdalam praktek ibadah.

Pesantren khusus lansia tersebut akan dibuka dalam waktu dekat oleh Yayasan Al-Muhajirin. "Kampusnya sedang dibangun untuk pondok pesantren lansia. Mondoknya seminggu sekali atau seminggu dua kali, hitung-hitung refreshing," ungkap Abun Bunyamin.

Pondok pesantren khusus lansia itu, lanjut Kyai, akan menjadi yang pertama di Jawa Barat. Pondok pesantren tersebut sengaja dibangun di wilayah pegunungan yang memiliki pemandangan alam dan udara yang sejuk.

Tujuannya, papar Kyai, agar para santri yang berusia di atas 60 tahun dapat melakukan penyegaran spiritual melalui pendekatan agama Islam.

"Juga untuk diajarkan sosialisasi supaya banyak kawan dan teman. Diajarkan teknologi juga seperti menggunakan gawai," bebernya.

Akan tetapi, materi pokok yang diajarkan di pondok pesantren khusus lansia ialah ibadah mulai dari sholat malam, muhasabah atau renungan, tausiah, zikir, dan doa-doa untuk aktivitas sehari-hari. Ajaran agama diyakini dapat membuat lansia lebih optimistis menjalani kehidupan di dunia dan bahagia menghadapi akhirat.


Komentar Pembaca