Pensiun dari Menteri, KPK Siap Hadirkan Enggartiasto di Pengadilan

Polhukam  RABU, 23 OKTOBER 2019 | 11:24 WIB

Pensiun dari Menteri, KPK Siap Hadirkan Enggartiasto di Pengadilan

Mantan Menteri Perdagangan Enggartiasto Lukita

MoeslimChoice | Mantan Menteri Perdagangan Enggartiasto Lukita akan dihadirkan dalam persidangan kasus yang menjerat eks Anggota Komisi VI DPR RI Bowo Sidik Pamgarso (BSP). Terkait hal itu, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menunggu keputusan majelis hakim Tipikor Jakarta Pusat.

"Tergantung penetapan hakim, misalnya keterangan terdakwa Bowo Sidik hakim memandang perlu untuk menggali lebih jauh, tentu itu sepenuhnya dari hakim," kata Jurubicara KPK Febri Diansyah saat dikonfirmasi, Rabu, 23/10/2019.

Menurut Febri, rencana dihadirkannya politisi Nasdem dalam kasus dugaan suap dan gratifikasi Bowo Sidik, sangat memungkinkan. Ia menegaskan, pihaknya masih terus mendalami dugaan keterlibatan pihak lain dalam kasus ini. Meski demikian, KPK masih fokus pada gratifikasi Bowo Sidik yang terkait dengan jabatan dia selaku Anggota DPR.

"Peran-peran tertentu maka bukan tidak mungkin dikembangkan. Tetapi dalam konteks kasus ini, kami masih fokus pada terdakwa Bowo Sidik dan fokus pada penerimaan gratifikasi," ujar Febri.

Sebelumnya Bowo Sidik sebagai terdakwa meminta Jaksa KPK untuk menghadirkan Enggar dalam persidangan. Hal itu lantaran dirinya pernah menerima duit dari Enggar dan tertuang dalam Berita Acara Pemeriksaan (BAP).

"Ada poin di mana saya menyampaikan saya menerima dana, dan penyidik minta saya sampaikan di forum sidang ini. Maka saya sampaikan bahwa untuk bisa menghadirkan saudara Enggar (eks Menteri Perdagangan) karena di BAP saya sebutkan Enggar," kata Bowo dalam agenda sidang pemeriksaan saksi di Pengadilan Tipikor Jakarta Pusat, pada Rabu, 2/10/2019.


Komentar Pembaca
Maruf Amin: Khilafah Menyalahi Nkri

Maruf Amin: Khilafah Menyalahi Nkri

Sabtu, 09 November 2019 | 06:30

Fitnah Anies Tak Sebanding Yang Dialami Rasullah
Kenapa Wakil Panglima TNI Harus Diaktifkan?

Kenapa Wakil Panglima TNI Harus Diaktifkan?

Sabtu, 09 November 2019 | 22:30