Sosok Fachrul Razi (Menteri Agama Kabinet Indonesia Maju), Penandatangan Rekomendasi Pemecatan Prabowo

Polhukam  RABU, 23 OKTOBER 2019 | 09:32 WIB

Sosok Fachrul Razi (Menteri Agama Kabinet Indonesia Maju), Penandatangan Rekomendasi Pemecatan Prabowo

Jenderal (Purn) TNI Fachrul Razi

MoeslimChoice | Jenderal Purnawirawan (TNI) Fachrul Razi didaulat Presiden Joko Widodo menjadi Menteri Agama pada Kabinet Indonesia Maju 2019-2024.

Berikut redaksi menurunkan kronologi pengangkatan Fachrul Razi sebagai Menteri Agama menggantikan Lukman Hakim Syaifuddin, dan sosoknya sebagai mantan perwira tinggi militer.

Fachrul Razi dipanggil Presiden Joko Widodo ke Istana Kepresidenan pada Selasa (22/10/2019).

Pada saat itu, kepada awak media, Ketua Tim Bravo 5 ini mengakui mendapat jatah menteri dari Jokowi.

"Diminta bergabung dalam Kabinet Kerja II, posisinya apa saya enggak tahu, yang jelas banyak bercerita soal keamanan, pendidikan, masalah pembangunan SDM," kata Fachrul, usai pertemuan dengan Jokowi.

Fachrul pun menyatakan siap bekerja sama dengan Letjen (Purn) Prabowo Subianto, Ketua Umum Partai Gerindra, yang juga rekan sealmamaternya di TNI.

Fachrul pernah meneken surat rekomendasi pemecatan Prabowo saat menjadi Wakil Ketua Dewan Kehormatan Perwira (DKP). Namun, ia menyebut hal itu tak membuat hubungannya dengan Prabowo terganggu.

"Saya dengan Pak Prabowo biasa-biasa saja. Kalau ketemu pelukan, makan sama-sama, nggak ada yang aneh. Memang masalah kedinasan, pribadi tak terganggu," kata Fachrul.

"Katakanlah ada yang tidak pas, tapi bukan berarti hubungan menjadi jelek. Apalagi kita sama-sama dewasa. Pengabdian yang sama membangun negara lebih baik," sambungnya.

Fachrul mengaku sudah tidak aktif di Partai Hanura. Ia diminta menjadi menteri mewakili profesional.

"Saya belasan tahun tidak di Hanura. Kalau bukan wakil partai, mungkin saya profesional," katanya.

Fachrul tiba di Istana sekitar pukul 12.45 WIB. Begitu tiba di Kompleks Istana Kepresidenan, ia melambaikan tangan ke para pewarta yang telah menanti kedatangan para calon menteri Jokowi itu.

"Saya ditelepon pukul 22.00 WIB semalam (Senin, 21/10 —red), diminta datang bertemu Presiden," ujar dia sebelum masuk ke Kantor Presiden.

Sangat boleh jadi, saat ini belum banyak yang mengenal siapa sosok Jenderal Fachrul Razi ini sebenarnya.

Diketahui, Fachrul Razi merupakan salah satu purnawirawan Jenderal TNI yang menginisiasi dukungan purnawirawan kepada Joko Widodo-Ma'ruf Amin pada Pilpres 2019.

Karier tertinggi pria kelahiran Aceh 26 Juli 1947 itu adalah sebagai Wakil Panglima TNI pada periode 1999-2000.

Sejumlah posisi di militer pernah dipegang oleh jebolan Akademi Militer tahun 1970 itu. Mulai dari Komandan Brigade Infanteri Lintas Udara 17 Kujang 1 Kostrad, Wakil Asisten Operasi KASAD, hingga Kepala Staf Daerah Militer VII/Wirabuana dan Gubernur Akademi Militer.

Selain itu, ia juga pernah menjabat sebagai Asisten Operasi KASUM ABRI, Kepala Staf Umum ABRI, hingga Sekjen Departemen Pertahanan.

Pada saat kampanye Pilpres 2019 lalu, ia menjadi salah satu pendukung Jokowi-Ma'ruf dengan memimpin Tim Bravo 5.

Diketahui, Tim Bravo-5 sebelumnya merupakan salah satu kelompok relawan pemenang Jokowi di luar struktur Tim Kampanye Nasional (TKN).

Tidak main-main, jejaring tim Bravo 5 telah tersebar di 34 provinsi di Indonesia, bahkan luar negeri.

Berikut profil lengkap Jenderal (Purn) Fachrul Razi, yang dihimpun redaksi dari Wikipedia:

  • Jenderal TNI (Purn) Fachrul Razi (lahir di Banda Aceh, Aceh, 26 Juli 1947; umur 72 tahun) adalah salah satu tokoh militer Indonesia.
  • Fachrul Razi, lulusan Akademi Militer 1970 ini, berpengalaman dalam bidang infanteri.
  • Jabatan terakhir Jenderal Bintang Empat ini adalah Wakil Panglima TNI.

 

Riwayat Jabatan

  1. Komandan Brigade Infanteri Lintas Udara 17 Kujang 1 Kostrad
  2. Wakil Asisten Operasi KASAD
  3. Kepala Staf Daerah Militer VII/Wirabuana
  4. Gubernur Akademi Militer (1996-1997)
  5. Asisten Operasi KASUM ABRI (1997-1998)
  6. Kepala Staf Umum ABRI (1998-1999)[2]
  7. Sekertaris Jenderal Departemen Pertahanan (1999)
  8. Wakil Panglima TNI (1999-2000)
  9. Komandan Brigade Infanteri Lintas Udara 17 Kujang 1 Kostrad
  10. Wakil Asisten Operasi KASAD
  11. Kepala Staf Daerah Militer VII/Wirabuana
  12. Gubernur Akademi Militer (1996-1997)
  13. Asisten Operasi KASUM ABRI (1997-1998)
  14. Kepala Staf Umum ABRI (1998-1999)[2]
  15. Sekertaris Jenderal Departemen Pertahanan (1999)
  16. Wakil Panglima TNI (1999-2000)
  17. Menteri Agama Kabinet Indonesia Maju 2019-2024 (2019)

[yhr]


Komentar Pembaca