Pengunjuk Rasa Bangladesh Tuntut Penghina Nabi Muhammad SAW Dihukum Mati

Internasional  SENIN, 21 OKTOBER 2019 | 17:00 WIB

Pengunjuk Rasa Bangladesh Tuntut Penghina Nabi Muhammad SAW Dihukum Mati

foto/ilustrasi

Moeslimchoice. Sejumlah unjuk rasa dan kerusuhan terjadi pada Minggu (20/10) di berbagai kota di Bangladesh, menyusul penghinaan terhadap Nabi Muhammad saw. Serangan polisi ke para pengunjuk rasa menewaskan serta melukai beberapa orang dari mereka.

Dilansir dari Russia Today, sekitar 20 ribu pengunjuk rasa Bangladesh menuntut hukuman mati atas seorang warga India. Dia dituding telah menghina Nabi Muhammad saw di akun Facebook-nya.

Aparat kepolisian menembaki para pengunjuk rasa dengan peluru tajam. Pada hari Minggu tersebut di tempat diadakannya shalat di kota Burhanudin, sedikitnya 4 orang tewas ditembak dan 50 lainnya terluka. Di pihak lain, polisi mengklaim bahwa puluhan korban luka dalam insiden itu adalah aparat keamanan.

Dilaporkan bahwa Orang India tersebut telah mengunggah postingan yang menghina Nabi Kaum Muslimin yaitu Nabi Muhammad saw pada Sabtu (19/10). Namun tertuduh menyangkal semua tuduhan dan bersikeras bahwa akunnya telah diretas. Setelah menyelidiki pengakuan ini, polisi telah menahan tiga orang atas tuduhan peretasan.

Beberapa tahun lalu, sejumlah peristiwa serupa juga telah memicu amarah Muslimin di Bangladesh. Salah satunya adalah unjuk rasa 10 ribu warga Bangladesh yang memprotes film yang menghina Nabi Muhammad saw, juga sebuah karikatur serupa di majalah Prancis.

Bangladesh adalah negara dengan populasi terbanyak ke-9 di dunia. 89 persen dari mereka adalah Muslim, sedangkan 9 persen adalah kalangan Hindu. [mt/lip-islam]


Komentar Pembaca