Purna Tugas sebagai Wapres, JK Masih Berkantor di 3 Tempat

Nasional  JUMAT, 18 OKTOBER 2019 | 23:29 WIB | Warni Arwindi

Purna Tugas sebagai Wapres, JK Masih Berkantor di 3 Tempat

MoeslimChoice | Pasca purna tugas sebagai Wakil Presiden, HM Jusuf Kalla (JK) masih akan berkantor di tiga tempat: Kantor Palang Merah Indonesia (PMI), Dewan Masjid Indonesia (DMI), dan kantor pribadinya.  Di PMI dan DMI, JK adalah Ketua Umum kedua organisasi sosial kemayarakatan dan kemanusiaan tersebut.

Namun JK menegaskan, meski tak lagi menjabat wakil presiden, dia dan Jokowi tak berpisah. JK bilang, dia dan Jokowi tetap akan berkomunikasi intensif.

"Siapa bilang berpisah? Nggaklah, kita masih di Jakarta. Kan mudah dengan telepon mudah, telepon langsung kan bisa," ujarnya usai acara silaturahim dan perpisahan bersama menteri Kabinet Kerja di Istana Negara, Jakarta, Jumat, 18/10/19..

Soal Jokowi, JK juga menyampaikan kesan-kesannya selama menjalankan pemerintahan bersama Presiden ketujuh itu. Menurut JK, Jokowi sangat memperhatikan detail permasalahan dan pekerjaan sehingga tak bisa dibohongi anak buahnya.

"Beliau mengetahui detail, karena selalu ke bawah, ke daerah. Jadi detailnya sama beliau paling mengetahui semuanya. Tidak bisa dibohongi," kata JK

Nah, pasca purna tugas, untuk 1-2 bulan pertama setelah pensiun sebagai Wapres, JK berencana "jalan-jalan" dulu dengan isterinya Mufidah Kalla. Setelah itu, JK merencanakan berkantor di tiga tempat tadi.

"Setelah ini saya ingin istirahat dulu sebulan dua bulan. Mau ke mana dululah, mau jalan-jalan," kata JK saat santap siang bersama wartawan di auditorium Kantor Wakil Presiden, Jakarta, Selasa, 15/10/19.

Dia bilang, rencana jalan-jalan pun belum akan ke luar negeri. "Dalam negeri dulu; mau keliling Sumatera bareng Bu Mufidah," ujar Kalla lagi.

Selain jalan-jalan, Kalla ingin fokus kembali mengurus permasalahan sosial dan keagamaaan lewat PMI dan DMI yang dipimpinnya.

"Saya itu nanti kepingin punya tiga kantor. Kantor DMI (dan PMI), kantor pribadi, artinya kantor saya dulu di perusahaan. Walaupun saya hanya jadi adviser. Saya tidak lagi ada sangkut pautnya dengan manajemen," ucap Kalla.

JK juga berencana menjadi pembicara terkait masalah pemerintahan, sosial, dan keagamaan di sejumlah perguruan tinggi ketika pensiun nanti. Menurut Kalla, banyak kampus yang mengundangnya untuk menjadi pembicara.


Komentar Pembaca