Warga dan Wali Murid Serbu SMPN 1 Mancak

Daerah  JUMAT, 18 OKTOBER 2019 | 16:05 WIB

Warga dan Wali Murid Serbu SMPN 1 Mancak

Sengketa lahan, ahli waris segel Gedung SMPN 1 Mancak

MoeslimChoice | Warga dan wali murid beramai-ramai menggeruduk gedung SMPN 1 Mancak, Kabupaten Serang, Banten, Kamis (17/10/2019).

Kedatangan mereka untuk memaksa agar gerbang sekolah yang sejak Senin (14/10/2019) disegel ahli waris Aris Rusman Bin Jainul itu segera dibuka.

Seorang warga, Jhony E Wangga, mengatakan, saat ini warga sedang melakukan proses pembukaan gerbang SMPN 1 Mancak. Warga datang sejak pukul 17.00.

"Hingga malam masih belum terbuka. Masyarakat dan alumni sudah merangsek mau buka paksa," ujarnya.

Jhony mengatakan, upaya mereka untuk masuk kesulitan. Sebab warga dihalang-halangi oleh ahli waris Aris Rusman Bin Jainul.

"Mau proses buka tertahan sama Aris," katanya.

Ia mengatakan, jika gerbang tak kunjung dibuka, maka warga akan membuka paksa. Selain itu, akan ada aksi di pendopo Bupati Serang, Jumat (18/10/2019).

"Kita buka paksa, alternatif kedua kita bagi demo pola KBM di pendopo, polsek, kecamatan, disdik melibatkan semua siswa," tuturnya.

Sementara Kepala SMPN 1 Mancak, Tata Witarsa, mengatakan, saat ini warga yang datang tidak rusuh. Mereka sedang berupaya untuk membuka gembok.

"Masih berjaga di sana (ahli waris Aris Rusman), dari jam 5 sore (warga datang)," ujarnya.

Tata mengatakan, di sekitar lokasi mendapatkan penjagaan ketat dari kepolisian, danramil dan Satpol PP. Namun sampai saat ini berjalan dengan aman.

"Ini yang datang banyaknya wali murid sama alumni. Belum ada titik temu, dari Pemda hadir ada satpol PP dan disdik juga sama kecamatan," katanya.

Ia menuturkan, jika gerbang ini belum juga berhasil dibuka maka siswa siswi masih akan tetap belajar di SMAN 1 Mancak.

"Kita masih di SMA, kalau itu mungkin (warga bisa marah). Kalau bapak hanya pengguna, masyarakat ingin anak belajar dengan baik, itu laporan pemda sudah, ke polisi sudah. Ingin segera beres," ucapnya kepada wartawan.

Kabar terakhir menyebutkan, gerbang sekolah yang disegel sudah dibuka, sementara ahli waris diamankan pihak kepolisian. [yhr]


Komentar Pembaca