Walkot Medan Kena OTT KPK

Hukum  RABU, 16 OKTOBER 2019 | 09:54 WIB

Walkot Medan Kena OTT KPK

Wali Kota Medan, Dzulmi Eldin

MoeslimChoice | Juru bicara Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Febri Diansyah, mengonfirmasi, tim penyidik kembali melakukan operasi senyap.

Operasi Tangkap Tangan (OTT) yang digelar pada Selasa (15/10/2019) itu terjadi di Medan, Sumatera Utara.

Ada tujuh orang yang diciduk oleh penyidik KPK, termasuk Wali Kota Medan, Dzulmi Eldin.

"Dari OTT semalam (15/10/2019) sampai dini hari tadi, total yang diamankan ada 7 orang, yaitu dari unsur Kepala Daerah/Wali Kota, Kepala Dinas PU, protokoler, ajudan Wali Kota, dan pihak swasta," kata Febri, Rabu (16/10/2019) pagi.

Ini menjadi operasi senyap ke-21 yang dilakukan oleh KPK sebelum kewenangannya untuk melakukan penindakan akan vakum hingga Desember mendatang.

Hal itu lantaran untuk bisa melakukan upaya penindakan dibutuhkan izin dari Dewan Pengawas.

Sementara, Dewan Pengawas belum dibentuk oleh Presiden Joko Widodo alias Jokowi.

Mantan Gubernur DKI Jakarta itu, hingga H-1 pemberlakuan UU, belum juga mengeluarkan Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-Undang (Perppu).

Artinya, pada Kamis (17/10/2019), UU baru yang disahkan di DPR pada tanggal 17 September 2019 lalu akan berlaku.

Febri juga menyebut, dari lokasi OTT di Medan itu turut ditemukan duit senilai Rp 200 juta.

"Diduga duit itu merupakan praktik setoran dari dinas-dinas yang sudah berlangsung selama beberapa kali," tutur mantan aktivis antikorupsi itu. [yhr]


Komentar Pembaca