Bersama OJK dan BNI, Anies Inisiasi Gerakan Menabung dengan Sampah

Ekonomi  SELASA, 15 OKTOBER 2019 | 05:05 WIB | Sunarya Sultan

Bersama OJK dan BNI, Anies Inisiasi Gerakan Menabung dengan Sampah

Foto/net

Moeslimchoice | Pemprov DKI Jakarta bekerja sama dengan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan PT Bank Negara Indonesia (BNI) menginisiasi Gerakan Ayo Menabung dengan Sampah.

Inisiasi ini diwujudkan dalam penandatangan perjanjian kerja sama yang berlangsung di Balai Agung, Balaikota Jakarta, pada Senin (14/10).

“Saya garis bawahi budaya menabung butuh pembelajaran dan pembiasaan, begitu seseorang memiliki kebiasaan maka akan tumbuh budaya dan selanjutnya akan membentuk karakter terlebih kepada anak-anak,” jelas Anies.

Lebih lanjut Mantan menteri pendidikan ini mengatakan, langkah untuk memberikan intensif berupa tabungan kepada anak-anak yang mengumpulkan sampah plastiknya, dirasa sangat tepat.

Karena secara tidak langsung akan merangsang proses pembiasaan agar anak-anak mencintai lingkungannya serta menumbuhkan kebiasaan menabung.

“Langkah memberikan intensif anak-anak mengumpulkan sampah kemudian ditabung ini merangsang proses pembiasaan itu, yakni kebiasaan menabung dapat, kebiasaan hidup bersihnya juga dapat,” ujarnya.

Saat ini Gerakan Ayo Menabung dengan Sampah telah dilakukan di Jakarta Barat dan Jakarta Utara. Setelah itu, Pemprov DKI akan  melihat respons positif dari pilot project yang melibatkan lebih dari 160 ribu siswa penabung sampah.

Program ini kedepannya akan diperluas tidak hanya pada sekolah di Jakarta Utara dan Jakarta Barat, namun juga sekolah-sekolah di wilayah lainnya. Selain itu gerakan ini akan direalisasikan pada kelompok-kelompok masyarakat dan pada gedung-gedung perkantoran serta pemerintahan di DKI Jakarta.

Gerakan Ayo Menabung dengan sampah sejalan dengan Instruksi Gubernur 157/2016 tentang Pembinaan dan Pengembangan Bank Sampah.

Selain itu, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan RI juga telah menerbitkan Surat Edaran kepada Gubernur dan Bupati/Walikota di seluruh Indonesia tertanggal 27 Mei 2019 dengan Nomor 5811/D/HK/2019 tentang Pogram Simpanan Pelajar, untuk mendukung program one student one account.


Komentar Pembaca