Sekelompok Remaja Serang Gadis Muslim dan Robek Jilbabnya di Dublin

Internasional  RABU, 21 AGUSTUS 2019 | 15:29 WIB

Sekelompok Remaja Serang Gadis Muslim dan Robek Jilbabnya di Dublin

foto/ilustrasi

Moeslimchoice. Polisi Nasional Rusia saat ini tengah melakukan penyelidikan terhadap serangan rasis dan Islamofobia oleh sekelompok remaja yang menargetkan seorang gadis remaja Muslim pada akhir pekan lalu.

Gadis berusia 14 tahun itu ditendang, dijatuhkan ke tanah dan dilempari telur setelah beberapa remaja menyerangnya, ketika dia sedang berjalan dengan seorang teman di sebuah jalan di desa Dundrum di Dublin selatan pada Minggu (18/8) sore.

Sebuah video, yang dibagikan secara online oleh seseorang yang mengaku sebagai saudara perempuan korban, menunjukkan remaja Muslim itu secara fisik diserang, sebelum jilbabnya terlepas dari kepalanya.

Menteri Kebudayaan dan Warisan Irlandia, Josepha Madigan mengatakan dalam sebuah pernyataan, bahwa dia sangat mengutuk insiden itu di Dundrum, menambahkan bahwa dia berharap para pelaku akan diadili segera.

Dokter Ali Selim dari Islamic Cultural Centre of Ireland mengatakan kepada Irish Sun, bahwa untuk mencegah perilaku yang salah dan untuk menjaga kebencian dari Irlandia, "ada kebutuhan yang sangat besar akan undang-undang untuk kejahatan-kejahatan rasial."

"Kami menyerukan kantor-kantor negara untuk mengambil tindakan serius terhadap masalah ini dan agar para pelaku segera diadili," tambahnya. [mt/DailySabah]


Komentar Pembaca
Doa Kesembuhan Dari Virus Corona

Doa Kesembuhan Dari Virus Corona

Rabu, 20 Mei 2020 | 21:05

Bubarkan Fpi

Bubarkan Fpi

Ahad, 03 Mei 2020 | 19:55