Ini Sikap FPI Terhadap Hari Kemerdekaan

Tentang Sumsel  MINGGU, 18 AGUSTUS 2019 | 01:13 WIB | RMOL Group

Ini Sikap FPI Terhadap Hari Kemerdekaan

Ketua FPI Sumsel saat menjadi inspektur upacara Hari Kemerdekaan RI

MOESLIMCHOICE. Front Pembela Islam (FPI) Sumsel menggelar perayaan Ke-74 Hari Kemerdekaan RI di markasnya di Jalan Dr M Isa, Lorong Gubang Palembang. Dalam upacara itu Ketua FPI Sumsel, Habib Mahdi Sahab memberikan sikap tegasnya terhadap kemerdekaan Indonesia

MC Award 2

"Kemerdekaan bukanlah tujuan tapi sarana terwujudnya keadilan. Merupakan kewajiban kita sebagai anak bangsa untuk terus menjaga dan memelihara bangsa. FPI tetap tegas menjalankan cita cita kemerdekaan," tegas Habib Mahdi saat menyampaikan pidato selaku inspektur upacara, Sabtu (17/8).

Cita-cita kemerdekaan itu jelas Habib Mahdi yakni terciptanya rasa keadilan bagi seluruh rakyat Indonesia yang meliputi keadilan sosial, hukum, ekonomi, berpolitik, dan lainnya.

"Dalam Alquran dijelaskan, Allah memerintahkan kepada kita untuk terus berbuat baik dan adil. Kemerdekaan itu sendiri terbagi empat yakni kemerdekaan individu, kemerdekaan komunitas, kemerdekaan ekonomi dan kemerdekaan politik," terangnya.

Kemerdekaan individu adalah kemerdekaan secara hak azazi. Kemerdekaan komunitas adalah kebebasan berserikat, bebas berkumpul, dan bebas untuk menentukan untuk kelompoknya sesuai dengan UUD 1945.

Kemudian kebebasan ekonomi yakni ekonomi yang mampu berdiri diatas kaki sendiri dan tidak bergantung dengan negara luar.

"Cita-cita terakhir adalah kebebasan berpolitik bahwa negara ini bebas dan aktif. Artinya kondisi politik dan situasi politik Indonesia tidak dipengaruhi oleh orang-orang di luar negeri sana maka cita-cita negara ini harus segera diwujudkan," tegas Habib Mahdi.

Untuk itu sebagai wujud rasa cinta kepada tanah air inilah maka FPI Sumsel menggelar upacara peringatan Hari Kemerdekaan RI di markas mereka yang diawali dengan pembacaan teks proklamasi, pembacaan UUD 1945, mengheningkan cipta serta mendengarkan lagu-lagu wajib nasional. [rhd]


Komentar Pembaca
Disentil DKPP Soal Kasus Wahyu, Ketua KPU Ngeles

Disentil DKPP Soal Kasus Wahyu, Ketua KPU Ngeles

PolhukamJumat, 17 Januari 2020 | 01:10

KPK Bingung Masinton Miliki Sprindik Wahyu Setiawan

KPK Bingung Masinton Miliki Sprindik Wahyu Setiawan

PolhukamKamis, 16 Januari 2020 | 06:55

Woi Sobat Ambyar! Didi Kempot Manggung di Kelapa Gading Minggu Malam
Mendagri Tito Karnavian Terima Penghargan Tertinggi dari Singapura
Pengakuan Punggawa Keraton Agung Sejagat

Pengakuan Punggawa Keraton Agung Sejagat

NasionalRabu, 15 Januari 2020 | 10:20

Pemerintah Filipina Sulap Abu Vulkanik Gunung Taal Jadi Batu Bata
Sah, Reini Wirahadikusumah Jadi Rektor Perempuan Pertama ITB

Sah, Reini Wirahadikusumah Jadi Rektor Perempuan Pertama ITB

PendidikanSenin, 20 Januari 2020 | 00:25

Demo Rompi Kuning Ricuh, Presiden Prancis Dievakuasi

Demo Rompi Kuning Ricuh, Presiden Prancis Dievakuasi

InternasionalMinggu, 19 Januari 2020 | 23:20

Kronologi Kecelakaan Maut Bus Pariwisata di Subang

Kronologi Kecelakaan Maut Bus Pariwisata di Subang

DaerahMinggu, 19 Januari 2020 | 22:05

Hujan Belum Reda, Jakarta Siagakan 478 Pompa di 176 Titik

Hujan Belum Reda, Jakarta Siagakan 478 Pompa di 176 Titik

NasionalMinggu, 19 Januari 2020 | 21:15