Seluruh Jamaah Indonesia Berkumpul di Makkah | Siap-siap Tawaf Ifadah

Kabar Tanah Suci  KAMIS, 15 AGUSTUS 2019 | 08:25 WIB | Ilham Akbar

Seluruh Jamaah Indonesia Berkumpul di Makkah | Siap-siap Tawaf Ifadah

MoeslimChoice | Seluruh jamaah haji Indonesia telah berkumpul kembali di Makkah Al Mukaromah untuk melaksanakan rukun haji terakhir, tawaf ifadah, mengelilingi kabah sebanyak tujuh kali usai melempar jumrah. Setelah tawaf ifadah, maka sah sudah jamaah menjadi haji dengan melaksanakan semua rukun (aturan pokok).

Setelah ifadah, jamaah masih berkesempatan melaksanakan sunnah tawaf wada (perpisahan) sebelum kembali ke tanah air. Di tahap ini akan banyak yang meneteskan air mata karena belum tentu jamaah dapat kembali lagi beribadah langsung di depan kabah.

Berkumpulnya jamaah haji di Makkah menandai usainya tahapan Arafah, Muzdalifah, dan Mina (Armuzna) yang merupakan puncak ibadah haji antara 9-13 Dzulhijjah. Tahap ini juga ditandai dengan acara nahr (penyembelihan kurban) dan tahalul (memotong rambut, malah ada yang sampai plontos).

Nah, kebetulan kalender hijri tahun ini memiliki tanggal yang sama dengan penanggalan masehi, berarti semua jamaah Indonesia berkumpul di Makkah pada 14 Dzulhijjah 1440 bersamaan dengan 14 Agustus 2019.

Kepala Daerah Kerja Madinah yang juga Kepala Satuan Tugas Wilayah Mina Akhmad Jauhari mengatakan, seluruh jemaah haji Indonesia yang melontar jumrah di Mina telah diberangkatkan ke Mekah. "Tepat pukul 15.35 waktu Arab Saudi hari Rabu, 14/8/19 seluruh jemaah haji Indonesia sudah diberangkatkan ke Makkah," kata Akhmad Jauhari.

Pada Selasa 13 Agustus, jemaah haji Indonesia yang sudah menyelesaikan nafar awal di Mina sudah kembali ke hotel-hotel di Mekah. Sebagian jemaah yang menyelesaikan nafar tsani masih mabid bermalam) di Mina.

Mereka yang menyelesaikan nafar tsani kembali pada Rabu, 14/8/19. Jauhari biang, sekitar 120 ribu jemaah haji mengikuti nafar awal dan 92 ribu jemaah haji mengikuti nafar tsani.

Nafar awal adalah proses melontar jumrah dengan waktu yang lebih singkat. Sedangkan nafar tsani waktunya lebih panjang sehingga harus bermalam (mabit) di Mina hingga 13 Dzulhijjah.


Komentar Pembaca
Milenial Harus Berani Keluar Tempurung
Menteri Edhy Prabowo Bangga Jadi Alumni Moestopo

Menteri Edhy Prabowo Bangga Jadi Alumni Moestopo

PendidikanMinggu, 15 Desember 2019 | 02:40

Saat Honorer K2 DKI Diperintahkan Masuk Got

Saat Honorer K2 DKI Diperintahkan Masuk Got

DaerahMinggu, 15 Desember 2019 | 01:35

Menkop UKM: Impor Cangkul Distop 2020

Menkop UKM: Impor Cangkul Distop 2020

EkonomiMinggu, 15 Desember 2019 | 00:25

Menko Polhukam: Dualisme PPP Sudah Selesai!

Menko Polhukam: Dualisme PPP Sudah Selesai!

PolhukamSabtu, 14 Desember 2019 | 23:20