Muba Berhasil Tutup Sumur Migas Ilegal di Kaliberau

Daerah  SELASA, 23 JULI 2019 | 07:39 WIB | Sugiharta Yunanto

Muba Berhasil Tutup Sumur Migas Ilegal di Kaliberau

Semburan dari sumur migas ilegal di Musi Banyuasin, Sumsel

MoeslimChoice | Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat bersama  Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Musi Banyuasin (Muba), Sumtera Selatan berhasil menyumbat semburan gas bercampur lumpur dari pengeboran ilegal di Dusun I Desa Kaliberau Kecamatan Bayung Lencir. Sebelumnya, semburan itu sempat mencapai ketinggian hingga sekitar 30 meter.

Dibantu para ahli di Pertamina Eksplorasi dan Produksi (PEP) Asset I Jambi dan PEP Asset 1 Ramba, aparat Pemkab Muba mulai menghentikan semburan pada Senin, 22/7/19) sekitar pukul 04.00 WIB. "Pukul 06.30 WIB semburan tidak terjadi lagi," ungkap Camat Bayung Lencir Akhmad Toyibir.

Dia bilang, pengarahan dari pihak PEP Asset I Ramba dan Jambi berdasarkan prosedur dan sistem penanggulangan standard, proses penyumbatan menggunakan teknik pembuatan tanggul di seputar lokasi dengan mengerahkan alat berat eksavator. "Pembuatan tanggul untuk mengantisipasi melebarnya pencemaran oleh lumpur akibat semburan dari sumur," kata Pak Camat Toyibir.

Kepala Dinas LH Andi Wijaya Busro mengungkapkan telah mengambil sampel lumpur untuk pengujian di laboratorium yang terakreditasi guna mengetahui kandungan  lumpur tersebut. "Selanjutnya akan diuji di laboratorium," ujarnya.

Sedangkan  pengamanan sebagian barang bukti terkait dugaan tindak pidana ilegal drilling sudah dilakukan oleh Pihak Polsek Bayung untuk proses lebih lanjut. Langkah berikutnya, empat titik sumur akan ditutup bagi yang tidak berkepentingan pada hari ini,  Selasa, 23/7/19.


Komentar Pembaca