6 Penyakit yang Perlu Diwaspadai Calon Jamaah Haji

Info Haji 2019

Kabar Tanah Suci  SELASA, 09 JULI 2019 | 17:05 WIB

6 Penyakit yang Perlu Diwaspadai Calon Jamaah Haji

foto/net

Moeslimchoice. Dalam menjalankan ibadah haji ke Tanah Suci, diperlukan kesehatan tubuh yang sangat baik. Suhu udara yang panas antara 45-50 derajat Celsius di Makkah dan Madinah sudah pasti akan sangat berpengaruh bagi kesehatan para jamaah calon haji. Karenanya, kesehatan mereka sebaiknya sudah harus dijaga sejak sebelum berangkat.

Setidaknya, ada dua kelompok penyakit yang rentan diderita para jamaah haji, yaitu penyakit yang sudah dibawa dari Indonesia dan penyakit yang diderita saat berada di Tanah Suci.

Berikut beberapa penyakit yang perlu diwaspadai para jamaah calon haji:

1. Hipertensi

Penyakit hipertensi bisa merupakan penyakit yang sudah dibawa sejak masih di Tanah Air atau dapat diderita calon haji saat perjalanan menuju Tanah Suci. Faktor pemicunya bisa beragam, antara lain kelelahan dan kurang istirahat.

2. Serangan Jantung

Penyakit ini sering muncul pada jamaah haji yang memang sudah menderita penyakit jantung di Tanah Air dan selama berada di Makkah memaksakan diri melakukan aktivitas yang melampaui batas. Akibatnya, jamaah menjadi kelelahan. Selain itu, serangan jantung juga dapat muncul karena tidak rutin mengonsumsi obat.  

3. MERS-CoV

MERS (Middle East Respiratory Syndrome–Corona Virus) adalah penyakit infeksi virus yang menyerang saluran napas bawah. Penyakit ini termasuk kategori penyakit menular dan jenis virusnya yang bersifat zoonosis. Artinya, seseorang dapat terinfeksi virus ini melalui kontak langsung maupun tak langsung dengan hewan yang terinfeksi.

Gejala MERS serupa dengan gejala infeksi paru, yaitu demam, batuk, dan sesak napas. Selain itu, gejala lain yang dapat muncul adalah nyeri sendi, sakit tenggorokan, sakit kepala, dan diare.


4. Heatstroke

Cuaca panas yang ekstrem dan berbeda suhu dengan Indonesia dapat berisiko menimbulkan heatstroke. Heatstroke adalah kondisi di mana darah tidak dapat mengalir sampai ke kepala lantaran tubuh tak mampu menoleransi paparan suhu panas dari sengatan matahari.

Heatstroke pada lansia sangat berisiko tinggi dan apabila tidak ditangani dengan cepat maka akan menyebabkan kematian bagi si penderita.


5. Penyakit Kolera  

Penyakit infeksi saluran pencernaan yang disebabkan oleh bakteri vibrio Kolera ini menyebar melalui makanan dan minuman yang terkontaminasi. Gejala yang akan terjadi adalah feses berwarna seperti air cucian beras, dan BAB encer lebih dari tiga kali sehari.


6. Gangguan Pernapasan

Gangguan pernapasan akan sering terjadi karena faktor udara dan banyaknya orang yang menjalankan ibadah haji membuat penularan kuman akan mudah terjadi. Masalah saluran pernapasan yang sering terjadi adalah asma, bronkitis, dan pneumonia.

 

Tips Tetap Sehat Jamaah Calon Haji 

 

Agar beberapa gangguan penyakit di atas tidak mengganggu kekhusyukan ibadah haji, ada beberapa tips yang dapat dilakukan, antara lain:

* Menyiapkan obat yang biasa digunakan/diminum selama berada di Tanah Air.
* Rutin menjaga kebersihan diri dengan mencuci tangan menggunakan sabun dan air mengalir sebelum makan, setelah buang air besar, dan setelah menggunakan sanitasi umum.
* Untuk menghindari heatstroke, lindungi diri dari sengatan langsung sinar matahari dengan cara menggunakan spray air, memakai payung, atau topi.
* Penuhi kebutuhan cairan tubuh dengan konsumsi air putih cukup sebanyak 1,5 hingga 2 liter per hari.
* Istirahat yang cukup selama menjalankan ibadah di Tanah Suci.
* Kurangi aktivitas di udara terbuka terlalu lama.
* Hindari minuman berkafein atau bersoda karena dapat memperberat dehidrasi.
* Segera lapor petugas kesehatan jika merasa tidak enak badan. [mt/jpnn]


Komentar Pembaca
Doa Kesembuhan Dari Virus Corona

Doa Kesembuhan Dari Virus Corona

Rabu, 20 Mei 2020 | 21:05

Bubarkan Fpi

Bubarkan Fpi

Ahad, 03 Mei 2020 | 19:55

NOORCA M. MASSARDI: Ketika Lebaran

NOORCA M. MASSARDI: Ketika Lebaran

Rabu, 03 Juni 2020 | 21:05