Heboh PHK Ribuan Karyawan Krakatau Steel, Dirut Minta Sejukkan Suasana

Ekonomi  SABTU, 22 JUNI 2019 | 05:23 WIB | Warni Arwindi

Heboh PHK Ribuan Karyawan Krakatau Steel, Dirut Minta Sejukkan Suasana

Plant Site PT Krakatau Steel, Cilegon, Banten

MoeslimChoice | Heboh pemutusan hubungan kerja (PHJ) karyawan Badan Usaha Milik Negara (BUMN) PT Krakatau Steel (KS), Cilegon, Banten, sudah berlangsung dua hari. Sedangkan Direktur Utama PT KS, Silmy Karim enggan menanggapi wacana PHK berselubung restrukturisasi organisasi di perusahaan plat merah tersebut.

MC Award 2

Sedangkan RMOL Banten, pada Sabtu, 22/6/19 melaporkan, PHK masal tersebut diklaim sebagai bagian dari strategi agar perusahaan plat merah ini dapat terus beroperasi. Per Maret 2019, PT KS tercatat memiliki 6.264 posisi dan pegawai sebanyak 4.453 orang. Sedangkan target hingga pada Tahun 2022, PT KS akan mengurangi jumlah pegawai sebanyak 1.300 orang dan posisi 4.352 orang.

Saat dikonfirmasi wartawan, Dirut KS Silmy Karim menangapinya dengan hati-hati. “Jangan bikin isu yang gak perlu,” ujar Silmy melalui pesan WhatsApp.

Dia menyatakan tak mau berkomentar sesuatu yang belum jelas kepastiannya. “Saya gak mau berkomentar terhadap sesuatu yang belum jelas. Sudah terlalu banyak isu dan hoax tentang KS, bahkan sampai mau dijual ke Cina. Ini gak produktif,” ucapnya.

Namun berbagai media melaporkan imbas kebijakan restrukturisasi sekitar 1.300 karyawan terancam terkena Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) dari sekitar tujuh ribuan yang tercatat pada 2016. Jumlah karyawan lebih besar, 29-30 ribuan ada di Krakatau Posco, perusahaan patungan KS dengan Korea Selatan.

Isu PHK ini sebenanya berasal dari salinan surat bernomor 73/Dir.sdm-ks/2019 yang ditandatangani Direktur SDM PT KS Rahmat Hidayat. Surat tersebut juga menyebutkan, PT KS akan melakukan pemetaan fungsi pekerjaan utama dan penunjang, dan merekomendasikan posisi yang memungkinkan kepada pihak ketiga atau adanya metode lain yang sesuai dengan Undang-Undang.


Komentar Pembaca