Garuda Indonesia Siap Terbangkan Jamaah Haji ke Tanah Suci

Kabar Tanah Suci  RABU, 03 APRIL 2019 | 00:00 WIB

Garuda Indonesia Siap Terbangkan Jamaah Haji ke Tanah Suci

Moeslimchoice - Kementerian Agama (Kemenag) mendapat dukungan dari maskapai nasional Garuda Indonesia dengan 14 pesawat berbadan lebar atau Wide Body sebagai angkutan jamaah. Selain itu, pesawat berbadan lebar lain dari Saudi Arabian Arlines juga turut mengangkut ratusan ribu calon jamaah haji Indonesia. Dengan pesawat ini, diharapkan perjalanan jamaah haji 1440 H/2019 M dapat berjalan dengan lancar, aman, dan terkendali.

“Tentu ini adalah bagian dari kepercayaan pemerintah Indonesia kepada PT Garuda dan juga Saudi Arabian Airlines karena memang dua ini yang dipandang sangat representatif untuk dilibatkan dalam tugas nasional, tugas yang maha suci,” ujar Dirjen Penyelenggara Haji dan Umrah Kemenag Nizar, usai penandatangan Mou di kantor Kemenag, Lapangan Banteng, Jakarta Pusat, Selasa (2/4).

Penandatangan kerjasama ini dilakukan langsung oleh Nizar dan Direktur Niaga Garuda Pikri Ilham Kurniansyah. Kegiatan itu bukan hanya sekadar bisnis, namun juga mementingkan tugas pelayanan kepada jamaah.

“Upaya menyukseskan tugas nasional, tentu di balik itu juga bagian dari niat kita untuk membantu tamu-tamu Allah dari Indonesia yang akan melaksanakan ibadah haji ke tanah suci,” kata Nizar.

Sementara itu, Pikri menyampaikan, Garuda Indonesia menyiapkan 14 armada dengan tiga tipe pesawat, yaitu Boeing-777/393, Boeing-747, dan Airbus 330.

Pihaknya akan melayani 104.055 jamaah dari sembilan embarkasi, antara lain Aceh, Medan, Padang, Jakarta, Solo, Banjarmasin, Balikpapan, Makassar, dan Lombok.

Dia menyebutkan, layanan yang akan diberikan maskapai plat merah tersebut di antaranya crew kabin yang berbahasa lokal, menyediakan masakan lokal berbahan dasar nasi, keramahtamahan pramugari, optimalisasi bagasi, serta perbaikan proses check in.

“Niat kita semua bukan hanya menjalankan bisnis , tapi melancarkan ibadah itu mulai dari hati yang bersih dan jernih agar kita mencapai satu titik antara Garuda Indonesia, Saudia Airlines dan Kementerian Agama khusus uinya Dirjen haji dan umrah,” terang Pikri.(JPC)


Komentar Pembaca