Cara Mekanisme Kinerja Kopi Lindungi Otak

Kesehatan  JUMAT, 09 NOVEMBER 2018 | 10:05 WIB

Cara Mekanisme Kinerja Kopi Lindungi Otak

ilustrasi kopi dan biji kopi

MoeslimChoice | Dari penelitian kopi, dibalik itu banyak maanfaat kesehatan. Meski ada saja yang tidak menyukai kopi,   kenyataanya jenis kopi itu akan memberikan efek positif.

Studi dari Krembil Brain Institute peneliti, Donald Weaver dia meneliti konsumsi kopi berhubungan dengan penurunan risiko perkembangan penyakit alzheimer dan parkinson, Dari beberapa pertanyaan mengenai kopi.

"Kami ingin menginvestigasi mengapa ini bisa muncul, komponen mana yang terlibat dan bagaimana mereka memberikan dampak pada penyakit kognitif yang berkaitan dengan usia," kata Weaver.
Tetapi kafein yang berperan dalam meningkatkan kemampuan kognitif otak.

Menyangkut  penelitian itu berkaitan dengan komponen yang terlepas saat proses pemanggangan biji kopi mentah.
Peneliti menemukan komponen bernama phenylindanes yang berperan untuk melindungi otak, komponen ini terbentuk saat kopi masuk ke dalam tahap pemanggangan atau roasting dan memberikan rasa pahit kopi.

Komponen ini mampu menghambat penggabungan protein tau, yang sangat banyak di neuron dalam sistem saraf pusat, dan beta-amyloid.
Baik protein tau dan beta-amyloid diketahui memiliki sifat racun.

Jika terbentuk secara berlebih pada otak, maka kondisi penurunan fungsi saraf bakal terjadi.
Dan faktor ini membuat datangnya penyakit alzheimer dan parkinson.

Kopi dengan proses pemanggangan sempurna atau dark roast mampu memunculkan komponen yang dibutuhkan untuk meningkatkan daya pikir. Hal ini disebabkan oleh proses pemanggangan yang berjalan cukup lama.

Peneliti mengamati efek dari tiga tipe kopi berbeda, tidak lain dari kopi berkafein dengan tingkat pemanggangan gelap, kopi berkafein dengan tingkat pemanggangan ringan, dan kopi tanpa kafein dengan pemanggangan gelap.


Komentar Pembaca