Pesan MUI di Masa Kampanye Pemilu 2019

Pilkada  SELASA, 25 SEPTEMBER 2018 | 21:01 WIB

Pesan MUI di Masa Kampanye Pemilu 2019

Waketum MUI, Zainut Tauhid sebelah kiri

MoeslimChoice|MUI berpesan kepada seluruh elemen bahwa pemilu adalah sarana untuk memilih pemimpin yang adil, bebas, rahasia dan jujur dengan sistem pemilihan yang secara demokratis.Diketahui, masa kampanye telah dimulai pada Minggu (23/9).

“Tujuan Pemilu tidak hanya sekadar memilih dan mengganti pemimpin saja, tetapi lebih dari itu adalah membangun sebuah peradaban bangsa yang religius, maju, demokratis, berdaulat, adil dan sejahtera,”kata Waketum MUI, Zainut Tauhid kepada wartawan, Selasa (25/9).

Selain itu, MUI memberikan apresiasi kepada semua elite peserta Pemilu baik Pilpres maupun Pileg yang sudah komitmen untuk menyelenggarakan Pemilu secara damai.

“Untuk hal tersebut, diimbau kepada semua pihak khususnya elite politik untuk dapat mengedepankan etika politik yang berkeadaban, santun dengan tidak menampilkan rasa kebencian dan permusuhan yang dapat memecah belah dan merusak kerukunan bangsa,” tegas dia.

Perbedaan pilihan, kata Zainut Tauhid harus disikapi dengan kedewasaan dan saling menghormati. Mendahulukan kepentingan nasional diatas kepetningan kelompok ataupun golongan.

Oleh karena itu, MUI berpesan aagar para penyelnggaran Pemilu wajib bersikap jujur, adil dan profesional agar dapat terselenggaranya Pemilu berjalan tertib, aman dan damai.

“Sehingga rakyat dapat menggunakan hak pilihnya dengan penuh kesadaran, tanggung jawab, merasa gembira dengan tanpa adanya tekanan dan paksaan,” katanya.

MUI juga mengingatkan kepada peserta Pemilu baik pasangan capres/cawapres, partai politik, tim sukses, dan juru kampanye hendaknya dapat menciptakan suasana yang kondusif. (dan)
MC Award 2

Komentar Pembaca