BPJS Kesehatan Tekor, Lambaikan Tangan Saja

Kesehatan  SENIN, 17 SEPTEMBER 2018 | 19:30 WIB | Warni Arwindi

BPJS Kesehatan Tekor, Lambaikan Tangan Saja

Raker Direksi BPJS dengan Komisi IX DPR RI

MoeslimChoice | Dede Yusuf, wakil rakyat dari Partai Demokrat yang juga Ketua Komisi IX DPR RI, mempersilakan Badan Penyelenggara Jaminan sosial Kesehatan melambaikan tangan tanda menyerah. Ini terkait dengan anggaran tekor yang berkisar sekitar Rp11-17 triliun.

MC Award 2

"Sanggup nggak BPJS menghandle ini? Kalau tidak sanggup bisa melambaikan tangan," ujar Dede saat memimpin rapat di Gedung DPR RI, Senayan, Jakarta, Senin, 19/7/18. Mendengar ungkapan Dede, ruang rapat  langsung bergemuruh dengan tepuk tangan dari arah fraksi balkon (pengunjung sidang).

Sebelumnya Dede bilang, berdasarkan informasi dari BPJS Kesehatan, defisit anggaran lembaga itu sudah melampaui Rp16 triliun. "Program BPJS Kesehatan ini ibarat mobil Mercy tetapi menggunakan bahan bakar premium, sehingga jalannya ndut-ndutan," kata Dede.

Menanggapi pernyataan Dede tentang angka defisit yang dialami BPJS Kesehatan, Wakil Menteri Meuangan Mardiasmo mengoreksi total defisit anggaran yang dialami BPJS Kesehatan. Berdasarkan hasil audit Badan Pengawas Keuangan dan Pembangunan (BPKP) menemukan defisit yang terjadi mencapai Rp 10,98 triliun.

"Itu belum termasuk bauran kebijakan. Setelah ada koreksi Rp5,6 triliun, defisit BPJS Kesehatan menjadi Rp 10,98 triliun," jelasnya.

Menanggapi penjelasan tersebut, Dede pun mengapresiasi upaya yang dilakukan pemerintah dalam mengatasi defisit BPJS Kesehatan. "Koreksi Rp 5,6 triliun itu tidak sedikit," kata Dede.

Selain Mardiasmo, rapat gabungan ini, juga dihadiri Menteri Kesehatan Nila djuwita Moeloek, Dirut BPJS Kesehatan Fachmi Idris, dan Ketua DJSN Sigit Priohutomo. Komisi IX juga mengundang Perhimpunan Rumah Sakit Seluruh Indonesia (PERSI) dan Ikatan Dokter Indonesia (IDI). Di balkon Ruang Rapat Komisi IX juga dipenuhi kelompok masyarakat pasien BPJS.


Komentar Pembaca