Keyakinan Fahri Hamzah Pasca-Pertemuan Prabowo-SBY:

Parpol Pro-Jokowi Pindah Koalisi

Polhukam  RABU, 25 JULI 2018 | 14:17 WIB

Parpol Pro-Jokowi Pindah Koalisi

Fahri Hamzah, Wakil Ketua DPR RI

MoeslimChoice | Wakil Ketua DPR RI, Fahri Hamzah, meyakini, pasca-pertemuan Ketua Umum Partai Gerindra, Prabowo Subianto, dengan figur puncak Partai Demokrat, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), bakal ada parpol pendukung Presiden Jokowi yang berpindah koalisi. Bahkan yang bakal pindah itu bisa lebih dari satu parpol.

“Saya agak yakin, dari enam (parpol pendukung Jokowi) itu akan banyak yang pindah. Faktanya, di level Pak Jokowi sendiri masih terpecah soal (calon) wakil (presiden). Dan, itulah yang memungkinkan koalisinya bisa berubah. Beberapa partai bisa-bisa pindah dari Pak Jokowi,” kata Fahri di Gedung DPR RI, Senayan, Jakarta, Rabu (25/7/2018).

Di mata Fahri, pertemuan antara Prabowo dengan SBY itu sangatlah berwibawa. Pengaruhnya sangat kuat terhadap partai-partai pendukung Jokowi yang kini tengah berseteru memperebutkan kursi cawapres.

“(Mereka) pada konflik menginginkan wakil. Di antara PDIP yang menginginkan kadernya, kemudian Golkar juga menginginkan kadernya, PKB menginginkan kadernya, dan NasDem, Hanura, PPP yang punya calon non-partai atau non-kader, gitu. Jadi, ini peluang pecahnya masih dalam sekali,” kata Fahri lagi.

Seperti diketahui, Selasa (24/7/2018) malam, Prabowo dan SBY melakukan pertemuan tertutup di kediaman Ketua Umum Partai Demokrat itu, di Mega Kuningan, Jakarta Selatan. Pertemuan dilakukan guna membahas koalisi Pilpres 2019.

Dalam pandangan Fahri Hamzah, pertemuan kedua tokoh nasional itu sangatlah monumental, bahkan sangat berpotensi mengubah peta koalisi di arena Pilpres 2019.

“Pertemuan semalam itu sangat monumental. Artinya, saya bilang, berkelas. Dan, itu bisa mengubah banyak sekali peta,” katanya. [yhr]


Komentar Pembaca