Ustadz Somad: Pilih yang Tolong Agama dan Ulama

Pilkada  JUMAT, 22 JUNI 2018 | 07:30 WIB

Ustadz Somad: Pilih yang Tolong Agama dan Ulama

Ustadz Abdul Somad memanjatkan doa bersama ulama.

MoeslimChoice | Ustadz Abdul Somad Lc MA (UAS) mendorong agar masyarakat muslim menggunakan hak pilihnya pada Pilkada serentak 2018 dan Pileg hingga Pilpres 2019 mendatang. Sudah pasti, ujarnya, suara umat Islam yang besar diincar untuk meraih kemenangan dalam pesta demokrasi.

MC Award 2

 

"Engkau sehat diberi kuasa, pakai tanganmu untuk mencoblos, pakai suaramu untuk memilih sosok (pemimpin) yang menolong agama, menolong ulama. Jangan sampai suara umat Islam mubazir. Golput berarti berkhianat. Sebab, orang yang tak dipilih bisa menang," kata Abdul Somad dalam ceramahnya di hadapan ribuan umat Islam kota Padang di Masjid Raya Sumatera Barat (Sumbar), Kamis, 21/6/18.


Menurut dia, siapapun yang kelak menjadi pemimpin, hendaknya betul-betul mampu memperjuangkan agama Allah SWT. Jadi, gunakan suara sebaik-baiknya.

Dalam tabligh akbar bertema "Membangun Ukhuwah di Tahun Politik" itu, UAS juga menyingung pihak-pihak yang kini kerap "keluar-masuk" masjid untuk mencari dukungan umat muslim di tahun-tahun politik. Namun, ada pula pemikiran sejumlah golongan yang menganggap politik tidak pantas dibahas di dalam masjid.

"Pas dekat tahun politik, aneh bin ajaib ada yang bilang jangan bawa Islam dalam politik, jangan bawa-bawa masjid dalam politik. Tapi, "dia" keluar masuk mesjid pakai peci ustadz," ujar alumni Al-Azhar itu.

Selain itu, UAS juga mengingatkan umat untuk tidak terpedaya politik uang maupun politik iming-iming lainnya. UAS menginginkan masyarakat muslim benar-benar memilih pemimpin yang selalu ingat pada agama dan ulama, serta mengutamakan kepentingan rakyat di atas segalanya.

"Ada yang bagi-bagi jilbab atau barang lainnya. Tahun pertama dia akan balik modal, tahun kedua main proyek, tahun ketiga akan kampanye untuk periode berikutnya. Saya tidak ada sebut nama orang, nama partai, nama warna, saya hanya sebut sifat saja. Jamaah sudah cerdas," tandasnya.

Sebelumnya, ia mengungkapkan dampak mengerikan jika umat Islam salah dalam memilih pemimpin, baik di tingkat Kabupaten/Kota, Provinsi apalagi Nasional. “Penderitaannya bukan lima bulan, bukan lima hari, penderitaannya lima tahun mendatang. Meleleh air mata darah.” kata Ustadz Abdul Somad saat mengisi tabligh akbar di Lapangan Jasinga, Bogor, Jawa Barat pada Senin, 4/6/18 malam.

Memilih pemimpin, kata Ustadz Somad, tak ubahnya memilih suami atau pasangan hidup. Jika pasangan hidup saja harus baik, apalagi pemimpin di level yang lebih besar.

“Kalau pemimpin rumah tangga saja dicari yang baik, apalagi pemimpin Kabupaten, apalagi pemimpin Provinsi, apalagi pemimpin Negara, betul?” kata Ustadz Somad, disambut jamaah dengan gemuruh takbir.


Komentar Pembaca