Penggunaan Cadar Itu Salah Satu Hak Dasar HAM

 RABU, 07 MARET 2018 | 19:14 WIB

Penggunaan Cadar Itu Salah Satu Hak Dasar HAM

Moeslimchoice. Pelarangan penggunaan cadar di kampus Universitas Islam Negeri (UIN) Sunan Kalijaga, Yogyakarta terus menuai polemik.

Kali ini kekecewaan muncul dari Wakil Ketua Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) DPR RI Aboebakar Alhabsyi.

Menurutnya, penggunaan cadar pada umumnya bersinggungan dengan dua aspek, yaitu aspek keyakinan dan aspek ibadah.

"Jadi, pengguna Cadar meyakini menggunakan cadar adalah bagian dari ajaran agama dan merupakan bentuk ibadah," Ungkap Aboe dalam keterangan tertulisnya, Rabu, (7/3).

Aboe menjelaskan, penggunaan cadar adalah bagian dari praktik kebebasan beragama dan berkeyakinan yang tentunya ini juga merupakan salah satu hak dasar yang dilindungi dalam kerangka hak-hak asasi manusia (HAM).

Apalagi kebebasan beragama atau berkeyakinan, di masa sekarang dapat diartikan sebagai suatu hak asasi manusia yang berlaku secara universal yang diatur dalam pasal 18 Universal Declaration of Human Right untuk memberikan perlindungan bahwa setiap individu mempunyai hak kebebasan untuk beragama.

Menurutnya, hak untuk beragama atau menjalankan agama merupakan Non-derogable rights, yaitu hak asasi manusia yang tidak dapat dikurangi dalam keadaan apapun.

"Hal ini diatur dalam pasal 281 ayat (1) Undang-Undang Dasar 1945. Hak beragama seperti ini tidak dapat dikurangi dalam keadaan apapun termasuk keadaan perang, sengketa bersenjata, dan atau keadaan darurat," paparnya.

Oleh karenanya, anggota Komisi Hukum DPR ini meminta Kemenristik Dikti untuk melakukan pembinaan kepada lembaga pendidikan yang juga melakukan pelarangan penggunaan cadar oleh mahasiswinya.

"Bila diperlukan, kegiatan pembinaan tersebut dikoordinasikan dengan Komnas HAM. Sehingga komitmen penegakan konstitusi di negara ini akan dapat dilakukan dengan baik," pungkasnya.


Komentar Pembaca