PBB Dapat No Urut 19, Yusril: Saya Suka No 19

Nasional  RABU, 07 MARET 2018 | 17:31 WIB

PBB Dapat No Urut 19, Yusril: Saya Suka No 19

Moeslimchoice. Komisi Pemilihan Umum ( KPU) RI akhirnya resmi menetapkan Partai Bulan Bintang (PBB) sebagai peserta Pemilu 2019. Penetapan tersebut sebagai tindaklanjut putusan Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) RI yang mengabulkan permohonan PBB.

Penetapan Partai Bulan Bintang (PBB) sebagai peserta pemilu tertuang dalam Surat Keputusan Komisi Pemilihan Umum (KPU) Republik Indonesia Nomor 80/PL.01.1-Kpt/03/KPU/III/2018 tentang Perubahan Keputusan KPU Nomor 58/PL.01.1-Kpt/03/KPU/II/2018 tentang Penetapan Partai Politik Peserta Pemilihan Umum 2019.

PBB resmi mendapat nomor 19 sebagai nomor urut peserta pemilu. Sebagaimana tertuang dalam Surat Keputusan Komisi Pemilihan Umum (KPU) Republik Indonesia Nomor 81/PL.01.1-Kpt/03/KPU/III/2018 tentang Penetapan Nomor Urut PBB sebagai Peserta Pemilihan Umum 2019.

Disaksikan para liaison officer dari parpol peserta pemilu lainnya, Ketua KPU Arief Budiman menyerahkan SK penetapan PBB, berikut dengan nomor urut 19.

"Keputusan ini berlaku sejak dibacakan," kata Arief dalam pleno penetapan PBB di kantor KPU, Selasa (6/3) malam.

Yusril Ihza Mahendra selaku Ketua Umum PBB didampingi Sekretaris Jenderal, Afriansyah Noor terlihat sumringah menerima nomor urut 19 tersebut. Selain para pengurus PBB yang meramaikan kantor KPU, hadir pula mantan Dubes RI untuk Jepang yang juga adik Yusril, Yusron Ihza Mahendra.

"Bagi saya nomor 19 itu nomor baik. Saya suka nomor 19," kata Yusril.

Dalam sambutannya, Yusril menyatakan bahwa keputusan KPU untuk menetapkan PBB sebagai peserta pemilu adalah nikmat yang harus disyukuri. Apalagi, penetapan ini dilakukan setelah perjuangan PBB melalui jalur konstitusional, sebagaimana diatur UU Pemilu.

"Malam ini dapat kita saksikan PBB adalah partai yang sah," kata Yusril.

Menurut Yusril, dirinya tahu betul kerja keras para kader, demi mengupayakan agar PBB lolos sebagai peserta pemilu. Kerja tersebut sempat memunculkan rasa kecewa, karena keputusan KPU sebelumnya.

"Kami sempat kecewa, namun kini kekecewaan itu terobati," tambah Yusril.

Yusril memberi apresiasi pada Bawaslu yang telah mengambil keputusan yang obyektif. Mantan Menteri Hukum dan HAM itu juga mengapresiasi KPU yang merespons cepat keputusan Bawaslu, sesuai tenggat waktu yang diberikan.

"Kami sangat menghargai jiwa besar KPU, yang tidak melanjutkan perselisihan atau perbedaan pendapat ini," kata Yusril.

Yusril juga tak lupa berterima kasih kepada para alim ulama, khususnya kepada Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama, Said Aqil Siradj. Yusril menilai berkat doa dari Said dan para ulama, PBB akhirnya bisa lolos menjadi peserta pemilu 2019. Sosok Said sendiri secara terbuka mendoakan PBB agar bisa lolos.

"Beliau-beliau adalah para ulama yang makbul doanya," kata Yusril seperti diberitakan JPNN, Rabu (7/3).[mt]


Komentar Pembaca
Doa Kesembuhan Dari Virus Corona

Doa Kesembuhan Dari Virus Corona

Rabu, 20 Mei 2020 | 21:05

Bubarkan Fpi

Bubarkan Fpi

Ahad, 03 Mei 2020 | 19:55

NOORCA M. MASSARDI: Ketika Lebaran

NOORCA M. MASSARDI: Ketika Lebaran

Rabu, 03 Juni 2020 | 21:05