Ketua DPR: KAHMI agar Kontribusi Sambil Kritisi

Polhukam  SELASA, 06 MARET 2018 | 10:10 WIB

Ketua DPR: KAHMI agar Kontribusi Sambil Kritisi

MoeslimChoice | Ketua DPR RI, Bambang Soesatyo menerima kunujungan Presidium Nasional dan para pengurus pusat KAHMI Periode 2017-2022 di Ruang Pimpinan DPR RI, Komplek Parlemen, Senayan, Jakarta. Hadir dalam pertemuan tersebut sejumlah pengurus dan Presidium KAHMI, antara lain Viva Yoga Mulyadi, Herman Khaeron, Ahmad Riza Patria, Mukhtar Tompo, Nasir Taneko, Sukarno serta sejumlah pengurus KAHMI lainnya.

"KAHMI harus memegang peran besar dalam menentukan arah kebijakan bangsa. Saya yakin KAHMI akan selalu setia memberikan kontribusi positif, sambil tetap mengkritisi dan memberikan ide maupun masukan terhadap DPR maupun pemerintah. Semua ini demi terciptanya good governance," kata Bamsoet dalam pertemuan yang berlangsung Senin (5/3/18).

Dengan good governance dan lembaga negara berkinerjanya bagus, kata dia, implikasinya akan positifkehidupan dan kesejahteraan masyarakat.Bamsoet yang juga Mantan Bendahara Umum KAHMI 2012-2015 dan Presidium Nasional KAHMI bersama Mahfud MD periode 2012-2017 ini juga berpesan kepada anggota KAHMI yang menjadi anggota DPR RI, agar memberikan kontribusi besar dalam meningkatkan kinerja dewan. Terlebih hampir di semua fraksi di DPR ada anggota KAHMI.

"Karena banyak anggota KAHMI yang juga menjadi anggota DPR RI, saya harap KAHMI dapat mendorong DPR RI dalam meningkatkan kinerja, terutama di bidang legislasi. KAHMI punya peran strategis dalam meningkatkan citra DPR RI di mata publik," ujar Bamsoet.

Politikus Golkar ini pun mengaku tak meragukan konsistensi Korps Alumni Himpunan Mahasiswa Islam (KAHMI) dalam kancah pembangunan nasional. Bagi Bamsoet, pengurus maupun kader KAHMI yang tersebar di berbagai profesi dan wilayah, merupakan bagian dari kekuatan utama Bangsa Indonesia.

"KAHMI punya peran besar dalam kehidupan berbangsa dan bernegara. Kader maupun pengurus KAHMI ada di berbagai lini profesi dan wilayah. Dari pengusaha, ekonom, budayawan, cendikiawan, politisi ataupun pejabat publik. Ini merupakan kekuatan yang luar biasa dari para alumni Mahasiswa Islam (KAHMI),” jelas Bamsoet.



Komentar Pembaca