Perwakilan Massa Demo Taksi Online: Negosiasi Kita Diterima dengan Baik

Nasional  SENIN, 29 JANUARI 2018 | 20:35 WIB

Perwakilan Massa Demo Taksi Online: Negosiasi Kita Diterima dengan Baik

Moeslimchoice. Aliansi Nasional Driver Online (Aliando) yang menggelar demonstrasi di depan gedung Kementerian Perhubungan, Jalan Medan Merdeka Barat, Jakarta Pusat, Senin (29/1) membubarkan diri setelah menyepakati beberapa poin antara perwakilan Aliando dengan Menteri Perhubungan, Budi Karya Sumadi.

"Hasil negosiasi kita itu diterima dengan baik," ujar Eki, perempuan berkerudung biru yang mewakili pertemuan dengan Menhub Budi Karya dari atas panggung.

Eki dan beberapa orang perwakilan lainnya sudah menyampaikan penolakan Aliando terhadap Permenhub PM.108/2017.

"Otomatis pihak kementerian tanya kenapa 108 harus ditolak. Saya bilang kita keberatan sama yang namanya SIM A Umum," kata Eki.

Pengemudi taksi online juga menolak uji kelayakan kendaraan (KIR) dan kewajiban uji KIR lantaran dapat memengaruhi dan membuat asuransi kendaraan mereka tidak berlaku. "Terus kita keberatan pak sama yang namanya pembatasan wilayah," ucapnya.

Selain itu, pengemudi juga menolak stiker khusus taksi online. Pasalnya, hal itu dikhawatirkan memicu konflik dengan para sopir angkutan konvensional.

"Itu dicatat sama mereka (Kemenhub), mereka tampung. Saya bilang, tolong kalau ada sosialisasi tolong kita diundang, dan itu dinotulenkan. Saya minta apa yang disepakati hari ini dibikin berita acara," katanya.

Kesepakatan dalam pertemuan itu adalah Menteri Budi Karya setuju tidak ada razia terhadap driver taksi online pada tanggal 1 Februari mendatang.

"Kementerian bilang satu bulan dulu (negosiasi). Dalam satu bulan itu kita difasilitasi," ungkapnya.

Adapun fasilitas yang akan diberikan oleh Kemenhub adalah mempertemukan para driver online dengan pihak pengelola aplikasi. "Dipertemukan dengan pihak aplikasi yang menekan kita, yang seenak-enaknya aplikasi memutuskan hubungan dengan kita. Boleh datang, nanti dibantu sama pihak kepolisian untuk mengawal kita," terang Eki.

Kemenhub juga akan memfasilitasi negosiasi para driver online dengan pihak kepolisian. "Karena nanti menyangkut nomor polisi dan penegakan hukum," ucapnya.

Terakhir, Kemenhub memfasilitasi pertemuan Aliando dengan Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo) yang berwenang mengatur pihak pengelola aplikasi agar tidak bertindak sewenang-wenang terhadap pengemudi.


Komentar Pembaca