Benarkah PIP Kemdikbud Berhasil Turunkan Angka Putus Sekolah?

- Selasa, 8 November 2022 | 10:45 WIB
Net
Net

MoeslimChoice.Bertujuan menghindari angka putus sekolah, Program Indonesia Pintar (PIP) Kemdikbud adalah bantuan berupa uang tunai, perluasan akses, dan kesempatan belajar dari pemerintah yang diberikan kepada peserta didik dan mahasiswa yang berasal dari keluarga miskin atau rentan miskin. 

Program PIP sendiri diluncurkan setiap tahunnya oleh Kemendikbudristek. Bantuan PIP disalurkan melalui Kartu Indonesia Pintar (KIP) Kemendikbudristek.

Sebagai salah satu Program Prioritas Nasional Kabinet Indonesia Maju periode 2019-2024, salah satu tujuan PIP adalah menghindari terjadinya peserta didik yang putus sekolah. Sebab, data angka putus sekolah di Indonesia menembus lebih dari 70 persen.

Menurut data dari Badan Pusat Statistik (BPS) berdasarkan Survey Ekonomi Nasional (Susenas) 2021, 76 persen keluarga mengakui anaknya putus sekolah karena alasan ekonomi. Sebagian lainnya yakni 67 persen di antaranya tidak mampu membayar biaya sekolah, sementara 8,7 persen anak harus membantu keluarganya mencari nafkah.

Apakah PIP Kemdikbud Terbukti Mengurangi Angka Putus Sekolah?

Menurut Pusat Layanan Pendidikan (Puslapdik) Kemendikbudristek dalam situs resminya, belum ada survey yang secara langsung menunjukkan kehadiran PIP Kemdikbud dapat mencegah anak-anak dari keluarga miskin dan rentan miskin untuk putus sekolah.

Namun, melalui kehadiran PIP yang dimulai tahun 2014 dan merupakan penyempurnaan dari program Bantuan Siswa Miskin (BSM) tahun 2013, terlihat adanya trend penurunan jumlah peserta didik yang putus sekolah.

Dalam laman milik Pusat Data dan Informasi (Pusdatin) Kemendikbudristek, pada tahun 2013, sebelum BSM digelar pertama kali, jumlah siswa putus sekolah mencapai 602,5 ribu siswa. Namun, setelah BSM digelar, jumlah siswa putus sekolah menurun drastis hingga 416,4 ribu siswa.

Kemudian di tahun 2015, setelah BSM disempurnakan menjadi PIP Dikdasmen (Pendidikan Dasar dan Menengah), jumlah siswa putus sekolah menurun tajam hingga 237,9 ribu siswa. Trend penurunan siswa putus sekolah terus berlanjut.

Halaman:

Editor: Irma

Terkini

Bupati Pastikan, KBM SD Filial GPI Tetap Berjalan

Rabu, 1 Februari 2023 | 18:52 WIB
X