Gandeng FIBAA Jerman, UIN Sunan Kalijaga Tingkatkan Akreditasi Internasional

- Jumat, 3 Maret 2023 | 07:29 WIB
UIN Sunan Klaijaga dan FIBAA Jerman
UIN Sunan Klaijaga dan FIBAA Jerman

MoeslimChoice. Dengan menggandeng FIBAA (Foundation for International Business Administration Accreditation), Universitas Islam Negeri (UIN) Sunan Kalijaga, Yogyakarta, berupaya meningkatkan akreditasi Program Studi (Prodi) Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (PTKIN).

"Sesuai dengan amanah dan harapan Bapak Menteri Agama RI, agar PTKI masuk dalam World Class University, kami ingin berpartisipasi dan mengambil inisiasi, agar PTKIN lain juga terdorong untuk siap masuk dalam skema akreditasi internasional," kata Wakil Rektor Bidang Akademik dan Pengembangan Lembaga UIN Sunan Kalijaga, Iswandi Syahputra, usai berkunjung ke kantor FIBAA di Bonn Jerman, seperti dilansir dari laman Kemenag, Rabu (1/3/2023).

Menurutnya, UIN Sunan Kalijaga akan menggelar Workshop penyusunan OBE (Outcame Based Education) dengan melibatkan FIBAA dan sejumlah PTKIN lain yang berminat.

"Sebagai PTKIN tertua, tentu saja UIN Sunan Kalijaga ingin tetap tumbuh bersama dengan PTKIN lainnya agar mampu berdaya saing lebih tinggi di dunia global, terutama dalam bidang kemahasiswaan seperti student mobility dan memperkuat akses internasionalisasi mahasiswa," kata Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan dan Kerjasama, UIN Sunan Kalijaga, Abdur Rozaki.

Terdapat 18 Prodi UIN Sunan Kalijaga yang sebelumnya pernah divisitasi oleh lembaga akreditasi internasional yang bermarkas di Bonn, Jerman tersebut.

Ketua LPM UIN Sunan Kalijaga, Muhammad Fakhri Husein mengatakan, visitasi dilakukan dalam rangka meningkatkan mutu secara berkelanjutan (continuous improvement) di 18 Program Studi.

"Ada beberapa catatan dari FIBAA terhadap klaster pada saat asesmen kemarin, yang masih perlu kami diskusikan langsung dan perlu kami tindak lanjuti," katanya.

"Misalnya terkait dengan jumlah akumulasi SKS. Kami langsung gelar workshop untuk melakukan revisi sesuai catatan FIBAA. Hasil itulah yang kami bawa dan diskusikan ke FIBAA," tambahnya.

Baca Juga: Kemenag: Asrama Haji Indramayu Siap Layani Jamaah Haji Tahun Ini

Selain itu, kunjungan ke FIBAA, juga dimaksudkan untuk menjajaki berbagai kemungkinan kerja sama peningkatan mutu pendidikan tinggi. Salah satu hal tersulit untuk mendapat akreditasi internasional adalah penyusunan OBE dan borang akreditasi.

"Kita perlu workshop khusus dengan menghadirkan ahli dari FIBAA ke Indonesia. Insya Allah kita akan undang PTKIN dan PTN, PTS yang berminat akselerasi akreditasi internasional untuk mengikuti workshop tersebut," tegasnya.

Managing Director FIBAA, Diene Freinerger, menyambut baik inisiasi akselerasi akreditasi internasional oleh UIN Sunan Kalijaga. Menurutnya, FIBAA memiliki banyak ahli profesional dalam penyusunan OBE.

"Kami akan berkunjung ke Indonesia dan siap bekerjasama dalam penyelenggaraan workshop," katanya.

Hal yang sama juga diungkapkan International Procedures FIBAA, Viktoria Dermanowski. Dia merasa senang mendapat kunjungan dari UIN Sunan Kalijaga. Menurutnya, kunjungan ini merupakan bentuk keseriusan UIN Sunan Kalijaga dalam meningkatkan mutu secara berkelanjutan.

Halaman:

Editor: Melati Tagore

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X