Mensos Dipuji Menkeu karena Program Penanganan Kemiskinan Terpadu

- Senin, 23 Januari 2023 | 23:20 WIB

Mantan Direktur Pelaksana Bank Dunia itu juga mengacungi jempol kolaborasi yang dilakukan oleh Mensos dengan Bank Indonesia dan DPR RI, dalam hal ini anggota Komisi III Andreas Eddy Susetyo.

“Tadi beberapa program PENA yang disampaikan, kombinasi dari APBN dengan Bank Indonesia dengan Pak Andreas sebagai anggota DPR. Beliau meyakinkan bahwa kita semuanya bisa berkolaborasi sehingga masyarakat mendapatkan manfaat yang maksimal,” ujar Menkeu.

Menurutnya, APBN hadir membantu masyarakat kecil yang sangat membutuhkan bantuan.

Ia berharap ke depan ada sinergitas berbagai pihak, utamanya dari pemerintah daerah, pelaku usaha, dan stakeholder lainnya agar semakin banyak masyarakat miskin yang terentaskan dan mendapatkan penghidupan yang layak.

Kemensos saat ini berfokus pada peningkatan kemandirian Keluarga Penerima Manfaat (KPM).

Misalnya, program PENA yang dihadirkan untuk KPM usia produktif agar memiliki usaha sendiri sehingga pendapatannya meningkat dan mandiri secara ekonomi.

Pada 2022 sebanyak 5.209 KPM menerima PENA dengan rincian KPM Miskin Ekstrem sebanyak 238, dan miskin sebanyak 4.971. Sedangkan di Malang Raya sejumlah 443 KPM.

Kemensos juga menghadirkan program RST yang merupakan program bantuan rehabilitasi rumah bagi masyarakat miskin yang memiliki rumah tidak layak huni seperti masih berlantai tanah, dinding atau atap terbuat dari bahan yang mudah rusak, tidak memiliki MCK yang layak, luas bangunan kurang dari 7,2 m2 per orang. RST terintegrasi dengan PENA (untuk usaha) dan ATENSI (isi rumah dan pemenuhan kebutuhan lainnya) agar KPM semakin berdaya. Pada tahun 2022, sebanyak 10.600 KPM telah menerima RST.

Kemensos juga menginisiasi bantuan ATENSI yatim piatu bagi anak (belum berusia 18 tahun) yang orang tuanya meninggal karena covid. Tahun 2022, bantuan menjangkau YAPI non covid yang miskin, rentan, atau kurang mampu. Adapun nilai bantuan YAPI sebesar Rp200 ribu per bulan per orang.

Pada 2022, penerima YAPI covid sebanyak 23.092 anak, dan non covid sebanyak 378.755. Sedangkan di Kabupaten Malang sebanyak 1.372 anak.

Pada Desember 2022, program permakanan bagi lansia tunggal dan disabilitas diluncurkan. Program ini menyediakan makanan sebanyak 2 kali/hari dalam 1 kali pengantaran. Tahun 2022, bntuan menjangkau  262.745  lansia tunggal, dari 30 provinsi 277 kabupaten/kota, dengan total anggaran Rp112 miliar.[ros].

 

Halaman:

Editor: Ida Royani

Terkini

X