• Minggu, 5 Februari 2023

Hilman Latief: Penggunaan Nilai Manfaat Dana Haji Perlu Diproporsionalkan

- Selasa, 29 November 2022 | 23:00 WIB

MoeslimChoice.Pada Musim Haji 2022, penggunaan nilai manfaat dana operasional hampir 60% dari total Biaya Penyelenggaraan Ibadah Haji (Bipih). Sementara biaya yang dibayar jamaah hanya sekitar 40%.

Demikian dikatakan Dirjen Penyelenggaraan Haji dan Umrah (PHU) Hilman Latief Mudzakarah Perhajian Indonesia tahun 2022 di Pesantren Salafiyah Syafi'iyah Situbondo, Selasa (29/11/2022).

Menurutnya, kondisi tersebut perlu disikapi, agar penggunaan nilai manfaat menjadi lebih proporsional.

"Dulu, penggunaan nilai manfaat dana operasional haji tidak lebih dari 50%. Tahun lalu sudah hampir 60%," katanya.

Hilman menambahkan,"Kondisi ini harus dibenahi secara bertahap, agar bisa mengembalikan ke situasi normal. Untuk itu, penggunaan nilai manfaat dana haji perlu diproporsionalkan."

Upaya pembenahan penting dilakukan, kata Hilman, demi keberlanjutan pembiayaan penyelenggaraan ibadah haji. Menurutnya, kebijakan Saudi secara mendadak menaikkan biaya Masyair pada 2022 hingga 1,5 triliun telah membuka mata semua pihak tentang perlunya memikirkan keberlanjutan pembiayaan ibadah haji.

"Ini bukan lagi tentang bagaimana biaya haji tahun depan, tapi kita juga perlu mengimajinasikan keberlangsungan pembiayaan haji yang sehat hingga 10 sampai 20 tahun ke depan," tegas Hilman.

Dari data yang ada, lanjut Hilman, kondisi ideal penggunaan nilai manfaat dana operasional adalah pembiayaan haji tahun 2013. Saat itu, proporsi penggunaan nilai manfaat dana operasional kurang lebih 30%.

"30% penggunaan nilai manfaat dana operasional itu yang paling ideal. Tahun 2022, persentasi penggunaan nilai manfaat dana operasional sudah mencapai 60%. Perlu upaya untuk mengembalikan ke kondisi normal," paparnya.

Halaman:

Editor: Ida Royani

Terkini

Bulan Rajab Adalah Bulan Menanam

Kamis, 2 Februari 2023 | 14:12 WIB
X